Inilah 4 Cara Membeli Reksadana, Dimana Saja?

by Sabda Awal
cara membeli reksadana

Cara membeli reksadana itu tidak bisa sembarangan, maksud saya bukan produknya melainkan penjualnya. Karena penjual reksadana harus terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan. Mereka harus punya ijin khusus menjual reksadana.

Istilah yang disematkan kepada penjual reksadana adalah Agen Penjual Reksadana (APERD). Perusahaan-perusahaan yang boleh menjadi APERD adalah perusahaan keuangan yang sudah terdaftar di OJK, seperti sekuritas, bank, fintek dan perusahaan keuangan lainnya.

Jadi, jika anda ingin membeli reksadana perhatikan legalitasnya, apakah sudah memiliki izin atau belum. Anda dapat mengecek langsung di situs Otoritas Jasa Keuangan disini.

Beli reksadana sekarang mudahh sekali. Terutama di perusahaan fintek, tinggal download aplikasi, register, setelah disetujui, anda langsung bisa beli resadana.

Bahkan saat ini reksadana dapat dibeli di merchant online seperti Tokopedia dan Bukalapak. Sebenarnya kedua toko online ini bukan APERD, hanya saja mereka “perpanjangan tangan” dari Bareksa dan Tanamduit (APERD).

Bagaimana Cara Membeli Reksadana ?

Setelah anda tahu bahwa penjual reksadana itu bukan perusahaan sembarangan. Yang boleh jual reksadana adalah APERD. Selanjutnya, bagaimana cara membeli reksadana?

Cara belinya gampang, tinggal beli di APERD! Anda pilih APERD yang anda inginkan. Iya semudah ini, hehehe.

Eh tunggu, kalau begitu gampang dong beli reksadana. Iya memang gampang, tapi anda akan kesulitan jika tidak punya refrensi. Nah, dari itu saya membuat tulisan ini : cara beli reksadana dari berbagai jenis APERD.

APERD yang akan saya bahas ada 4, yaitu :

  1. Bank
  2. Sekuritas
  3. Fintek market reksadana
  4. Perusahaan penjual reksadana

1. Beli Reksadana di Bank

Beli reksadana di bank lebih ‘ribet’ dibandingkan beli di tempat lainnya karena harus datang ke kantor cabang terlebih dahulu, menjadi nasabah, ada minimal pembelian bahkan untuk pembelian selanjutnya harus ke kantor cabang lagi.

Tapi kita tidak bisa memaksakan bank untuk berinovasi terkait layanan penjualan reksadana seperti APERD lainnya yang lebih simple, karena harus diakui mereka memang fokus menjadi bank.

Saya akan informasikan pembelian reksadana di 2 bank yaitu bank BNI dan Mandiri.

a. Cara beli reksadana di bank BNI

  1. Menjadi nasabah BNI.
  2. Minimum pembelian Rp10 juta untuk pertama kali dan untuk pembelian selanjutnya minimum Rp1 juta.
  3. Nasabah mengisi & menandatangani formulir yang diperlukan
  4. Nasabah melakukan penyetoran/transfer dana pembelian dan biaya pembelian sebelum pukul 11.30 WIB.

Informasi tentang reksadana oleh bank BNI tersedia disini (situs resmi).

Menu Reksadana di mobile banking BNI

Di mobile banking BNI sudah ada menu reksadana untuk beli reksadana. Hanya saja ketika saya akses tidak bisa, muncul notifikasi,”Anda tidak memiliki rekening yang sesuai dengan kriteria yang diberikan”. Saya belum punya rekeningnya, hehe.

b. Cara beli reksadana di bank Mandiri

  1. Menjadi nasabah Mandiri.
  2. Membawa KTP, debit Mandiri dan buku tabungan.
  3. Minimum pembelian Rp 100.000 atau sesuai dengan reksadananya.

Tidak semua cabang bank Mandiri menjual reksadana, hanya Cabang Bank Mandiri Waperd (wakil agen penjual reksadana) saja. Saya tidak mendapatkan informasi di internet daftar Bank Mandiri pengelola reksadana.

Informasi tentang pembelian reksadana di bank Mandiri tersedia disini (situs resmi).

Namun anda dapat langsung menghubungi Bank Mandiri untuk mengetahui kantor terdekat dengan daerah tinggal anda, seperti dibawah ini melalui telegram @bankmandiricare.

Chat dengan bank Mandiri

Ada beberapa bank yang sudah melakukan inovasi agar pembelian reksadana lebih mudah yaitu dengan cara online, tapi tetap harus mendaftar terlebih dahulu (datang ke bank untuk pertama kali) seperti Commonwealth bank dan bank Permata.

2. Beli Reksadana di Perusahaan Sekuritas

Apakah anda punya rekening di perusahaan sekuritas? Setahu saya, dulunya perusahaan sekuritas hanya untuk transaksi saham, namun ada banyak perusahaan sekuritas menambah layanan di penjualan reksadana.

Membuat rekening sekuritas bisa dilakukan secara online maupun offline. Kalau saya sendiri lebih nyaman membuat secara offline, lengkapnya anda dapat membaca artikel saya pada cara membuat rekening saham sekuritas online dan offline.

Pada artikel tersebut saya memberikan gambaran umum tentang registrasi, syarat, ketentuan, dan biaya yang dikeluarkan dalam membuka rekening pada sekuritas.

Jika dihitung saya sudah 3 kali membuat rekening saham di perusahaan sekuritas yaitu Phintraco Sekuritas, BNI Sekuritas dan Philip Sekuritas Indonesia.

Ingat ya, tidak semua perusahaan sekuritas adalah APERD. Anda dapat mengecek kembali pada daftar di situs Otoritas Jasa Keuangan.

Nah, kebetulan sekali BNI sekuritas dan Philip sekuritas yang saya gunakan adalah APERD. Maka dari itu, saya akan berikan contoh dua sekuritas ini saja ya.

a. Beli reksadana di BNI Sekuritas

Reksadana bisa dibeli melalui aplikasi BIONS (BNI Sekuritas Innovative Online Trading System), anda dapat mengunjungi website resminya untuk mengetahui informasi lebih lanjut.

BIONS adalah aplikasi online trading berbasis android yang terintegrasi untuk bertransaksi saham, reksadana dan produk fixed income.

Setelah anda terdaftar dan memperoleh user (register bisa secara online), silahkan lakukan pembelian reksadana melalui BIONS atau melalui situs http://bions.id/.

Minimal pembelian Rp 100.000 atau tergantung jenis reksadananya.

BIONS aplikasi milik BNI Sekuritas.

b. Beli reksadana di Philip Sekuritas Indonesia

Sebelum beli reksadana di Philip Sekuritas, pastikan anda punya rekening/akunnya terlebih dahulu,- ya iyalah, hehehe. Saya sudah pernah tulis cara membuka rekening saham di Philip Sekuritas secara online, silahkan baca disana ya.

Di perusahaan ini nama trading platformnya disebut POEMS (Philip Online Electronic Mart Systems), ada yang berbentuk aplikasi smartphone dan website.

Situs Poems untuk online trading

Saya lebih senang bertransaksi melalui website karena dapat diakses lewat browser. Saya tidak menggunakan aplikasi smartphone karena memenuhi memori hp saja, hihi.

Eh, sebenarnya selama investasi ada versi website saya lebih senang pakai web, seperti beli reksadana di Bareksa dan investasi p2p lending.

Cara membeli reksadana cukup mudah. Setelah login, silahkan pilih menu fund selection, pilih reksadana yang anda inginkan, lalu klik subscribe. Maka reksadana pun sudah terbeli.

Beli reksadana pada Philip Sekuritas

3. Beli Reksadana di Fintek

Pada perusahaan fintek ini tersedia berbagai produk-produk reksadana yang dapat melakukan transaksi melalui aplikasi, baik itu aplikasi smartphone maupun aplikasi bebasis web.

Menurut saya cara membeli reksadana melalui fintek adalah yang paling simple dan mudah.

Dari yang awalnya proses registrasi dan pembelian reksadana dilakukan secara konvensional, di perusahaan-perusahaan fintek ini sudah menggunakan teknologi seluruhnya.

Mulai dari pendaftaran, penjualan, dan pembelian lewat aplikasi. Makanya disebut fintek (finansial teknologi).

Ada 7 perusahaan yang berhasil saya kumpulkan yaitu :

  1. Bareksa ( PT Bareksa Portal Investasi )
  2. Ajaib ( PT Takjub Teknologi Indonesia )
  3. Bibit ( PT Bibit Tumbuh Bersama )
  4. Tanamduit ( PT Star Mercato Capitale )
  5. Raiz ( PT Raiz Investasi Indonesia )
  6. Xdana ( PT Xdana Investa Indonesia )
  7. Moduit ( PT Moduit Digital Indonesia )

Nomor 1 s.d. 4 sudah familiar bagi saya (1 & 2 sudah pernah saya coba). Sementara itu, nomor 4 s.d. 6 sebatas tahu saja.

Jadi yang akan saya bahas 2 pertama saja, yaitu Bareksa dan Ajaib. Sisanya anda dapat browsing sendiri atau kunjungi situsnya langsung Bibit, Raiz, Xdana, dan Moduit.

Sekiranya saya sudah mencoba nomor 3 s.d 6, akan saya perbaharui artikel ini dan mengulasnya secara khusus :).

a. Bareksa

Pembelian reksadana pertama kali saya lakukan di Bareksa. Nama Bareksa sudah sangat familiar karena menjadi market reksadana online terintegrasi di Indonesia. PT Bareksa Portal Investasi yang didirikan pada tanggal 17 Februari 2013.

beli bareksa di reksadana

Untuk ulasan tata cara registrasi, pembelian, dan jual reksadana di Bareksa saya sudah menuliskannya pada beli reksadana semudah belanja online.

Saya suka Bareksa karena pendaftarannya mudah. Hanya perlu menyiapkan KTP dan rekening bank saja. Selain itu, tersedia versi web dan aplikasi smartphone.

b. Ajaib

Saya mendaftar Ajaib pada bulan Oktober 2019. Saya belum melakukan pembelian reksadana sama sekali disini, hehehe.

Logo Ajaib

Sama seperti fintek APERD lainnya, mendaftar di Ajaib amat mudah dilakukan. Cukup siapkan KTP dan rekening bank saja. Dalam beberapa jam akun anda akan diaktifkan dan dapat melakukan pembelian reksadana.

Oh ya, di Ajaib ada program reksadana gratis. Saat anda mendaftar silahkan masukkan kode referral, maka otomatis anda akan mendapatkan Rp 10.000.

Silahkan gunakan kode referral saya agar kita sama-sama mendapatkan Rp 10.000. Kecuali jika anda ingin melewatkan Rp 10.000 ini, hehehe

Kode referal saya :

awal908

Yang paling saya suka dari Ajaib ada pada menu invest. Saya dapat mengatur ivestasi reksadana sesuai dengan tujuan. Seperti gambar dibawah ini.

Menu invest di Ajaib

4. Beli reksadana di Perusahaan Penjual Reksadana

Sebenarnya istilah ini masih kurang tepat. Lagian, saya bikin istilah sendiri, hehe.

Jujur saja, kategori APERD yang terakhir ini sangat asing bagi saya. Dibilang bank, bukan. Sekuritas? Juga bukan. Apalagi fintek,-pasti tidak.

Dari daftar APERD pada situs OJK, saya hanya menemukan satu perusahaan yaitu Investamart. Saya kutip dari situsnya :

Cara paling mudah adalah menghubungi nomor kami dan tim pemasaran kami akan menghubungi Anda untuk menjelaskan produk, menanyakan tujuan dan profil risiko serta batasan investasi saat memberikan nasehat investasi yang sesuai masing-masing calon nasabah.

Investamart

Nah, dari kutipan diatas saya menarik kesimpulan bahwa mereka menjadi konsultan dan nasabah mereka (mungkin) hanyalah yang berinvestasi dalam jumlah besar saja. *koreksi jika saya salah

Saya semakin yakin saat membaca tagline Investamart, yaitu “Your Private Invesment Assistant”.

Maaf, selebihnya saya tidak punya informasi tambahan tentang jenis APERD ke-4 ini.

Kesimpulan

Berinvestasi resadana amat mudah dilakukan dengan banyaknya kemunculan APERD baik itu bank, sekuritas, fintek dan perusahaan penjual reksadana. Bahkan ada juga perpanjangan tangan dari APERD seperti toko online Tokopedia dan Bukalapak.

Pastikan sebelum anda membeli reksadana, kenali APERD-nya. Apakah legal atau tidak dengan melakukan pengecekan pada Otoritas Jasa Keuangan.

Investasi di reksadana dapat dimulai dengan Rp 10.000 saja. Sebuah nilai investasi yang kecil, sangat cocok bagi anda yang baru belajar investasi dan investasi untuk gaji kecil.

Selamat berinvestasi reksadana : pahami dan nikmati!

Hello Finance, Make it Fun!

Related Posts

Leave a Comment

39 comments

Fanny F Nila November 21, 2019 - 11:35 pm

so far sih, krn aku kerja di bank, jadinya kalo beli reksadana ato obligasi, ya pasti dari kantor sendiri, apalagi krn fee utk staff kebanyakan di gratisin utk beberapa produk :D.kalopun ada yg hrs bayar, tp udh didiskon ama kantor.

blm kepengin utk beli dari tempat lain, lbh karena kepraktisannya aja sih mas. selain krn biaya jauh lbh murah di bankku, ya aku jg lbh gampang mantaunya. ada yg mau ditanyapun, aku tinggal ke meja Investment specialist nya :D. Selama ini aku tergantung dr advise dia sih, kapan hrs beli, switching ato redeem mf ku.

Reply
Sabda Awal November 23, 2019 - 6:31 am

Tks sharingnya mbaak

Reply
Runa armada November 22, 2019 - 7:05 am

info yang super mantap mas sabda, saya sudah daftar di app ajaib pakai kode referal awal908, cm pas masukin no ktp malah tidak valid jadi hrs manual. Request dong pembahasan dan perhitungan di aplikasi ajaib ini hehe, suwun

Reply
Sabda Awal November 23, 2019 - 6:28 am

Terimakasih udah pakai referal saya mbak. Baik, berikutnya saya akan bahas tentang Ajaib heheh

Reply
Amir November 22, 2019 - 8:32 am

Informasi yang menarik. Penasaran juga debgan Reksadana. Kayaknya menguntungkan buat investasi

Reply
Riza Alhusna November 25, 2019 - 10:29 am

Gw kalo beli reksadana masih di Commonwealth sama di Indopremier. Mayan lah, diversifikasi asset.

Reply
Sabda Awal November 25, 2019 - 8:40 pm

mayan buat modal nikah, hihi

Reply
evrinasp November 25, 2019 - 12:16 pm

Aku pernah ikut reksadana Mandiri, sekitar 5 tahun, lumayan hasilnya, meski waktu proses pencairannya agak lama

Reply
Sabda Awal November 25, 2019 - 8:40 pm

Berarti beli di bank mandiri ya mbak? boleh dong kapan2 dishare

Reply
Aul Howler November 27, 2019 - 12:07 pm

Baru tau kalau Reksadana juga bisa dibeli di Perusahaan Sekuritas

nice info mas 🙂

Reply
Sabda Awal November 28, 2019 - 7:24 am

Sama-sama

Reply
Hanila PendarBintang November 27, 2019 - 4:27 pm

Sudah lama saya melirik reksadana.
Kayanya mau nyoba di BNI mumpung masih nasabah BNI.
Kalau perusahaan sekuritas saya memang kek ga trust saja, meski sudah dibawah pengawasan OJK, hehehe

Reply
Sabda Awal November 28, 2019 - 7:24 am

wah ga trusnya karena apa mbak?

Reply
Rohim ar November 27, 2019 - 8:29 pm

Sangat membantu mas tutorialnya ini

Reply
Ridsal November 28, 2019 - 6:50 pm

Banyak jenisnya, tapi yang baru dicoba baru poin ke-2. Moga aja bisa coba jenis pembelian lain, jadi semakin nambah pengalaman

Reply
ella November 30, 2019 - 11:02 am

lg pengen nyoba beli di bareska nih, tp masih ngumpulin info dulu biar nggak salah langkah, hhh

Reply
www.irsyadmuhammad.com November 30, 2019 - 8:31 pm

Nambah ilmu lagi nih soal investasi. Tp reksadana ini memang banyak banget dianjurkan, saya sendiri belum terlalu paham knp begitu. Ternyata di artikel ini dijelasin kalau beli reksadana itu gampang banget, bahkan 10rb rupiah udah bisa

Reply
Sabda Awal December 1, 2019 - 10:25 am

salah satu kelebihan reksadana, didalamnya itu udah disverifikasi produk, selain itu bisa dipilih sesuai dengan tujuan investasi kita

Reply
Afrizal Ramadhan November 30, 2019 - 9:01 pm

wah mas kalau tau dari dulu bakalan ikutan reksadana nih dari pada diabisin buat jalan-jalan. haduh2 baru setahun ini ikutan dan menurutku bagus banget. sudah aku biasakan buat masukin dulu di reksadana ini. semoga terus berkembang.. aamiin

Reply
Sabda Awal December 1, 2019 - 10:26 am

sebenarnya jalan-jalan sah-sah aja sih mas, asal harus tau batasnya sampai mana. jangan dihabiskan seluruhnya dengan mengabaikan investasi

Reply
thya December 2, 2019 - 11:05 am

kalo beli reksadana di bank berarti harus jadi nasabah bank “tersebut” dulu ya mas sabda?
kayaknya beli di AJAIB yang paling simpel yaa..

Reply
Sabda Awal December 2, 2019 - 6:52 pm

iya mbak bener sekali. Bukan hanya di ajaib, di fintek udah sama simplenya sekarang

Reply
Andrie Kristianto December 2, 2019 - 11:25 am

Pengen beli tapi masih belum paham cara caranya kedepan harus gimana 🙁

Reply
Sabda Awal December 2, 2019 - 6:52 pm

udah saatnya mulai cari tau mas, buat disverifikasi portofolio

Reply
febridwicahya December 3, 2019 - 12:36 am

Suwer dah, saya masih ngga ngertian masalah reksadana ._.

Reply
Rohyati Sofjan December 3, 2019 - 10:03 am

Menyimak saja soal reksadana karena soal finansial memang harus selalu diperbarui.Siapa tahu jika ada dana dan produk yang cocok bisa beli untuk berinvestasi. Tapi panduannya dapat agar beli di tempat yang legal dan tidak sembarangan. Terima kasih.

Reply
Shimi Sunn December 3, 2019 - 9:25 pm

Kalau saya belinya lewat bareksa atau marketplace yg kerjasama sama bareksa, seperti tokopedia dan bukalapak. Selain itu, belum pernah. Tapi penasaran sama ajaib. Fiturnya kayaknya lumayan juga.

Reply
Sabda Awal December 3, 2019 - 9:37 pm

Ajaib fitur-fiturnya lumayan, hanya saya produk yang dijual belum sebanyak bareksa

Reply
Bang Day December 5, 2019 - 10:26 am

Tetap musti hati2 yah, dicek di OJK untuk jasa via APERD

Reply
Mugniar December 5, 2019 - 7:09 pm

Wuaah, ulasannya lengkap banget, Bang Sabda. Risetnya keren.
Mereka menyediakan Reksadana Syariah jugakah yang ada di daftar di atas?

Reply
Sabda Awal December 6, 2019 - 11:25 am

pastinya ada mbak, tinggal dipilih kitanya mau pakai platform yang mana

Reply
niklosebelas December 7, 2019 - 1:23 pm

saya udah daftar di Bareksa tapi malah beli reksadana di Mandiri Sekuritas wkwkwk

Reply
Rudi Chandra December 10, 2019 - 4:41 pm

Terima kasih infonya mas.
Ntar mau nyobain beli juga ah.

Reply
Erik Sopian December 10, 2019 - 9:52 pm

Saya emang ada rencana mau invest ke situ, untung ada post ini sekalian baca-baca ajaa hahahaa

Reply
Jasmi December 17, 2019 - 9:08 am

Aku baru2 ini tertarik untuk invest. Sejauh ini aku cuma ngerti invest emas. Pengen coba Reksadana juga tapi aku masih ngambang. Untuk pemula kayak aku, bisa dapat info dari mana ya soal reksadana ini?

Reply
Sabda Awal December 18, 2019 - 7:38 am

Untuk awal bisa mampir ke cara membeli reksadana dulu mbak

Reply
Aorlin December 18, 2019 - 9:56 am

Mantepp.. lengkap banget mas sabda..

Reply
Dedi December 23, 2019 - 12:14 pm

Mas Sabda. Bagaimana pengalaman narik dana nya. Apakh mengalami kesulitan atau ngak?

Reply
Sabda Awal December 23, 2019 - 10:02 pm

penarikan yang mana nih mas? kalau dari bareksa mudah kok, tinggal jual saja reksadananya, nanti akan di trf ke rekening tujuan

Reply