Rahasia Sukses Cara Mengatur Gaji Bulanan Berapapun Gajimu!

by Sabda Awal
cara mengatur gaji bulanan

Mengatur gaji bulanan ini cukup menantang bagi sebagian besar orang. Permasalahan utamanya bukan jumlah penghasilan yang kecil, tapi terletak pada kemampuan mengelolanya.

Saya ingat kata mutiara Robert Kiyosaki.

It is not how much money you make, but how much money you keep

Robert T Kiyosaki

Bukan seberapa banyak uang yang anda hasilkan, tapi seberapa banyak uang yang bisa anda simpan/kelola.

Makanya, di dunia nyata sering sekali kita menemukan orang-orang yang punya gaji besar, tapi keadaan finansialnya buruk.

Dengan mengatur gaji bulanan anda mampu mengubah cashflow yang awalnya negatif menjadi positif. Anda mampu menentukan prioritas sebuah kebutuhan, mengeleminasi pengeluaran yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Satu manfaat luar biasa yang saya rasakan adalah evaluasi. Ya, dengan mengatur gaji bulanan saya bisa evaluasi dan mengambil keputusan finansial.

Kuncinya Adalah Budgeting

Saya bersyukur, pertama kali bekerja membuat keputusan pengelolaan gaji yang bagus. Meskipun masih sederhana dan jauh dari kata sempurna.

Saat itu tahun 2013, saya belum mengenal jenis-jenis investasi, belum punya asuransi dan dana darurat serta pengetahuan finansial lainnya.

Yang saya lakukan saat itu sangat simple, yaitu membagi gaji menjadi 2 alokasi.

Alokasi pengeluaran dan alokasi tabungan.

Memang tampaknya sepele dan terlalu sederhana. Namun, keputusan saya membuat 2 alokasi ini ternyata berdampak besar dengan kondisi finansial saya.

Untuk alokasi tabungan, saya berkomitmen menabung sekitar Rp 500.000 s.d. Rp 1.000.000 setiap bulannya.

Menghitung biaya angsuran

Sementara, alokasi pengeluaran saya habiskan untuk seluruh kebutuhan dan kesenangan seperti makan, kos, tagihan, pakaian, transportasi, kebutuhan toiletries nonton bioskop, hangout sama teman dan lain-lain.

Kedua alokasi ini saya pisahkan pada rekening yang berbeda sehingga tidak bercampur sekaligus saya bisa me-track seberapa banyak uang yang berhasil ditabung.

Seiring berjalannya waktu, setelah saya baca banyak buku finansial, nonton video dan refrensi internet, apa yang saya lakukan sudah sesuai.

Kunci sukses cara mengatur gaji bulanan yaitu dengan membuat alokasi / budgeting sesuai dengan saran para praktisi.

Kunci sukses mengatur gaji bulanan adalah membuat anggaran / alokasi

orang-orang sedunia

Mulai Dari Alokasi Sederhana

Saya percaya segala sesuatu itu berproses. Seperti cerita awal saya sebelumnya, 2 alokasi yang saya buat ternyata berdampak besar.

Untuk anda yang baru mulai mengatur gaji bulanan, anda dapat memulai dari 2 alokasi terlebih dahulu, yaitu…

Alokasi Pengeluaran dan Alokasi Tabungan.

Pengeluaran terkait seluruh biaya bulanan yang dikeluarkan, seperti makan, tempat tinggal, tagihan, kirim ke orangtua, amal, toiletries dan kebutuhan lainnya.

Sementara, tabungan wajib dibuat pada rekening yang terpisah agar uang tidak bercampur.

Alokasi Tabungan dapat diganti menjadi investasi. Secara pribadi saya sangat menganjurkan hal ini.

Ada banyak jenis investasi yang dapat anda lakukan seperti emas, reksa dana, p2p lending, saham dan jenis investasi lainnya.

Terakhir, terkait porsi alokasi disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Anda dapat menggunakan rumus 90 10.

Artinya, pengeluaran 90%, Investasi 10%.

Atau rumus lainnya, 80 20 atau 70 30.

Budgeting dengan 2 alokasi ini cukup mudahditerapkan. Bisa dilihat dari komposisinya yang sangat sederhana. Sehingga sangat cocok untuk anda yang baru mulai mengatur gaji bulanan.

Tingkatkan Menjadi 3 Alokasi

Tentu saja, kita tak dapat berdiam pada budgeting yang sederhana. Jika anda sudah khatam dengan 2 alokasi diatas, maka saya sarankan untuk “naik level” dengan membuat 3 alokasi.

Pada tingkatan ini, ada 3 alokasi yaitu pengeluaran, senang-senang, dan investasi.

Alokasi senang-senang terdiri dari kegiatan entertaintment seperti menonton dan hangout bersama teman, makan diluar, main bowling, berwisata di sekitaran daerah anda tinggal dan kegiatan lainnya.

Pembagian pos-pos ini merupakan pengembangan dari 2 alokasi sebelumnya. Yang awalnya alokasi senang-senang bercampur dengan pengeluaran, namun pada level ini dibuat terpisah.

Hal ini untuk menghindari kelalaian anda dalam membelanjakan untuk keperluan senang-senang. Dengan cara ini, anda tahu kapan harus berhenti untuk membelanjakan kegiatan entertainment.

Untuk porsinya, anda dapat menggunakan rumus sederhana yaitu 50 30 20.

Pengeluaran 50%, senang-senang 30%, investasi 20%.

Seandainya gaji anda Rp 3.000.000 per bulan, maka budgeting bulanan dengan rumus diatas menjadi sebagai berikut.

budgeting 50 30 20
Budgeting Rp 3 Juta, rumus 50 30 20.

Tentu saja anda memiliki kebebasan untuk menggunakan rumus lainnya. Misalkan anda tipikal orang yang memiliki banyak pengeluaran, dapat menggunakan porsi 70 20 10.

Atau anda yang hobi bersenang-senang, gunakan porsi 50 40 10.

Atau disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

Sebenarnya, yang ingin saya tekankan adalah jangan pernah mengabaikan alokasi investasi. Berapapun porsi investasi yang anda putuskan, mau itu 5%, 10%, 20% atau lebih banyak dari itu.

Mengingat, investasi ini sangat penting untuk masa depan anda.

Lindungi Finansial dengan 2 Alokasi Powerfull

Jika anda sudah menguasai 3 alokasi diatas, maka anda berhak naik ke level pengelolaan gaji bulanan berikutnya.

Yaitu dengan menambah 2 alokasi lagi, alokasi dana darurat dan alokasi asuransi.

Dua alokasi ini sangat powerfull untuk menjaga finansial anda tetap aman.

Alokasi Dana Darurat

Dana darurat adalah dana yang digunakan ketika tidak punya penghasilan sehingga anda dapat hidup dengan normal sampai beberapa periode.

Ada banyak kemungkinan kita mengadapi kondisi seperti ini, misal ketika di PHK, dirumahkan sementara, sakit atau tipe pekerjaan seperti freelancer (pekerjaan tergantung orderan dari client).

Makanya, indikator perhitungan dana darurat ini berdasarkan pengeluaran bulanan. Disarankan, minimal harus punya dana darurat 3 kali.

Jika anda ingin lebih aman, cobalah menyiapkan dana darurat 6 kali atau 12 kali.

Cara perhitungannya sederhana, misalkan pengeluaran bulanan anda Rp 3 juta. Maka, dana darurat 3 kalinya adalah sebanyak Rp 9 juta.

*3 x pengeluaran bulanan

Dana darurat 6 kali adalah 6 x Rp 3 juta = Rp 18 Juta.

Saya sadar bahwa nominal dana darurat ini memang besar. Saya pastikan akan kesulitan mengisi alokasi ini dalam satu waktu.

Saya sendiri yang punya dana darurat 6 kali, mencicil setiap bulan selama 1,5 tahun.

Jadi, dicicil saja.

Alokasi Asuransi

Asuransi kesehatan termasuk hal penting yang tidak boleh diabaikan.

Bayangkan ketika anda sakit dan harus membayar biaya perawatan. Kita tahu bahwa biaya rumah sakit ini tidak murah.

Oke, jika anda punya tabungan untuk membayarnya, bagaimana jika tidak?

Terlebih, jika anda harus membayar biaya yang begitu mahal pasti sedikit banyak akan mengguncang finansial anda.

Maka, opsi terbaik adalah memiliki asuransi yang nominal preminya tidak besar dan anda dapat memilih sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

***

Alokasi dana darurat dan alokasi asuransi sangat luar biasa manfaatnya.

Dana darurat memungkinkan anda hidup dengan normal sampai beberapa bulan meskipun tanpa penghasilan.

Asuransi dapat melindungi finansial dari “guncangan” biaya mahal atas perawatan sakit. Karena biaya tersebut akan dicover oleh perusahaan asuransi.

Pada level ini ada 5 alokasi yang harus anda siapkan yaitu :

  1. Alokasi Pengeluaran
  2. Alokasi Senang-senang
  3. Alokasi Investasi
  4. Alokasi Dana darurat
  5. Alokasi Asuransi

Kesimpulan Cara Mengatur Gaji Bulanan

Kunci sukses mengatur gaji bulanan adalah membuat anggaran atau budgeting.

Saya sendiri sudah membuktikan dan bahkan para praktisi selalu menyarankan budgeting.

Anda dapat mencoba pembagian alokasi yang sederhana terlebih dahulu dengan 2 alokasi yaitu pengeluaran dan tabungan/investasi.

Jika anda sudah berhasil, maka raih level selanjutnya dengan 3 alokasi yaitu pengeluaran, senang-senang dan investasi.

Terakhir, amankan finansial dengan 2 alokasi tambahan yang super yaitu alokasi dana darurat dan alokasi asuransi.

Demikian sharing saya tentang cara mengatur gaji bulanan, selamat mencoba.

Related Posts

Leave a Comment

5 comments

Akuntansi October 9, 2020 - 12:13 pm

Sangat Bermanfaat atas Cara Mengatur Gaji Bulanan Agar Finansial Tak Berantakan

Reply
Rudi Chandra October 11, 2020 - 4:30 pm

Terima kasih buat ilmunya Mas, sangat berguna nih untuk mengelola keuangan. Karena tanpa pengelolaan yang baik, penghasilan seberapa besar pun bakal habis gitu aja.

Reply
duniamasak October 13, 2020 - 10:03 am

budgeting di era pandemi ini memang sangat penting agar kebutuhan sehari-hari lebih bisa terpenuhi ya 😀

Reply
Dodo Nugraha October 18, 2020 - 4:57 pm

terimakasih ilmunya mas, mengenai cara atur keuangan untuk kita, terutama yg masih muda kudu banget diperhatikan dengan serius. Untuk membagi uang menjadi 3 kategori, mentorku jg pernah ngajarin ke aku dan sudah aku terapkan. bedanya presentasenya sama. sepertiga semua, tidak seperti mas yg ada yg 50-20-30.

Reply
ainun October 29, 2020 - 12:27 am

sampe sekarang aku masih belajar juga cara mengelola keuangan dengan baik
belajar dari baca baca juga, membuat pos pos anggaran, dan diusahakan nggak melanggar, tapi kadang juga masih ada yang dilanggar

Reply