Deposito BRI Syariah 2020, Rp 10 Juta dan Bagi Hasilnya

by Sabda Awal
deposito BRI Syariah

Akhirnya kesampaian juga mereview deposito BRI Syariah ini. Yang akan saya bahas adalah pembukaan deposito lewat aplikasi mobile, karena lebih simpel.

Anda bisa cek pengalaman deposito di bank lainnya pada halaman deposito ini ya. Sudah ada 5 deposito bank yang saya coba, semoga bisa bertambah terus dan dapat dijadikan refrensi.

Alasan saya deposito di bank BRI Syariah murni ingin mencoba dan menuliskannya. Eh tapi sebelum itu, awal saya punya rekening yang satu ini karena saya KPR rumah subsidi di BRI Syariah.

Akhirnya saya pilih tabungan wadiah saja, tanpa potongan dan bagi hasil (bunga).

Oke, saya akan sampaikan yang akan dibahas pada artikel ini sesuai dengan pengalaman saya.

  1. Saya buka deposito lewati BRIS online (Aplikasi Mobile)
  2. Buka 2 deposito, masing-masing 5 juta dengan tenor yang berbeda (alasannya ada dibawah).
  3. Bagi hasilnya ada 2, 1 untuk yang tenor 1 bulan, 1 untuk yang tenor 3 bulan.
  4. Syarat dan ketentuan saya ambil dari website dan persetujuan yang ada di aplikasinya.

Mari kita mulai.

Syarat dan Ketentuan Deposito BRI Syariah

Syarat dan ketentuan dibawah ini saya sadur dari website resminya :

  1. Wajib punya rekening tabungan BRI Syariah
  2. Minimal Rp 2.500.000
  3. Tenor 1, 3, 6, 12 bulan
  4. Biaya break deposito Rp 100.000 (mencairkan sebelum jatuh tempo)
  5. KTP dan NPWP
  6. Biaya matrai Rp 6.000

Persyaratan nomor satu saya tuliskan meskipun kedengaran aneh. Karena ada juga yang tidak perlu buka tabungan untuk bisa deposito, contoh deposito Mandiri Syariah.

Pajak. Kalau ini sudah otomatis, produk deposito di semua bank dipotong pajak 20%.

Akad : Mudharabah Muthlaqah.

Nama produk : Deposito Faedah.

Cara Membuat Deposito BRI Syariah

Setahu saya caranya bikin deposito BRI Syariah ada 3 yaitu :

  1. Langsung datang ke kantor
  2. Lewat mobile aplikasi BRIS Online
  3. Via internet banking

Kalau anda memilih opsi nomor 1 dengan datang ke kantor, bawa KTP, NPWP, buku rekening tabungan dan kartu debit. Meskipun persyaratan ini masih tidak pasti, paling tidak ini yang harus anda siapkan.

Berikutnya adalah matrai Rp 6.000. Meskipun anda tidak bawa matrai sendiri, anda cukup siapkan uang Rp 6.000 sebagai biaya matrai.

Pada umumnya, cara pembukaan deposito yang langsung datang ke kantor pasti akan menerima biliyet deposito. Sayangnya saya tidak bisa tunjukkan, karena saya buka deposito pakai cara nomor 2.

Nah, cara nomor 2 dan 3, tinggal klik-klik saja, sampai selesai. Biaya matrai akan didebit otomatis dari rekening anda.

Cara buka deposito via internet banking saya lewatkan dulu. InsyaAllah kemudian hari akan saya review :).

Buka Deposito Lewat BRIS Online

Cara membuat deposito melalui BRIS Online sangat mudah. Cukup klik klik saja hingga selesai. Rangkumannya seperti ini :

  1. Pilih Lainnya pada dashboard
  2. Pilih menu Deposito
  3. Pilih Buka Deposito Baru
  4. Silahkan isi form , klik Buka Deposito
  5. Review ulang data yang sudah diinput
  6. Me-klik setuju Syarat dan Ketentuan, klik Buka Deposito
  7. Lalu akan muncul notifikasi Deposito Sukses

Untuk pengisian form terdiri dari data pemilihan jangka waktu, alamat email, ARO / non ARO (Automatic Roll Over), dan pilihan zakat.

ARO ( Automatic Roll Over) adalah fasilitas perpanjangan otomatis. Jika anda memilih non ARO, setelah jatuh tempo deposito akan dicairkan langsung ke rekening.

Jika memilih ARO, maka deposito akan berlanjut.

Untuk nominalnya harus Rp 5.000.000 jika mengajukan lewat aplikasi mobile BRIS Online. Pada syarat dan ketentuan memang sudah disebutkan tentang nominal ini.

Jadi, sebelum deposito pastikan saldo anda cukup ya.

Catatan. Anda dapat membuat lebih dari 1 deposito dalam satu hari. Biaya matrai otomatis terdebit dari rekening utama sebesar Rp 6.000.

1 matrai untuk 1 deposito.

Nah, karena saya punya budget Rp 10.000.000, akhirnya saya bikin 2 deposito dengan tenor 1 dan 3 bulan. Jadi, nanti bisa melihat perbedaan bagi hasilnya.

Berikut ini langkah pembuatan deposito dalam bentuk gambar.

cara deposito bri syariah online
Cara deposito BRI Syariah online.

Cara Mengecek Kepemilikan Deposito

Ada 3 cara untuk mengetahui konfirmasi pembukaan deposito BRI Syariah yaitu :

Pertama langsung kelihatan setelah deposito selesai dibuat seperti gambar ini.

konfirmasi notifikasi pembuatan deposito bri syariah
Pembuatan Deposito Sukses

Kedua, silahkan cek melalui menu Portofolio > Deposito. Maka akan terlihat daftar deposito anda.

melihat daftar deposito bri syariah
Daftar Deposito melalui menu Portofolio

Ketiga, konfimasi melalui email. Silahkan cek email akan ada dari Admin Investem BRI Syariah.

Konfirmasi pembukaan deposito melalui email
Konfirmasi pembukaan deposito melalui email

Cara Mencairkan Deposito BRI Syariah

Cara yang satu adalah mencairkan melalui aplikasi mobile. Tapi kalau yang langsung datang ke bank saya belum tahu prosedurnya.

  1. Buka BRIS Online, lalu login
  2. Pada dashboard, pilih Lainnya.
  3. Klik Deposito, pilih deposito yang ingin dicairkan.
cara mencairkan deposito bri syariah
Mencairkan deposito BRI Syariah

Saat anda me-klik tombol cairkan, akan muncul konfirmasi Lanjutkan atau Batalkan.

Apakah bisa dicairkan sebelum jatuh tempo? Saya rasa bisa, karena prosesnya melalui aplikasi dapat dilanjutkan. Namun, sesuai dengan ketentuan ada biaya sebesar Rp 100.000.

Bunga / Bagi Hasil Deposito BRI Syariah

Sebenarnya untuk penyebutan bunga kurang cocok untuk perbankan syariah, lebih tepat disebut dengan bagi hasil.

Berapa besar bagi hasil deposito BRI Syariah?

Berubah-ubah, tergantung dengan tenor, pendapatan BRI Syariah itu sendiri, nisbah yang ditetapkan BRI Syariah, dan nilai atas yang ditetapkan oleh Lembaga Penjamin Simpanan.

Nilainya tidak tetap, namun begitu saya akan tunjukkan hitungan nominal bagi hasilnya sesuai pengalaman saya.

Jadi, bagi hasilnya akan saya update melalui tabel dibawah ini. Saya punya 2 deposito yang tenornya berbeda, tapi setelah mengecek bagi hasilnya sama saja.

Meskipun anda ambil tenor 3, 6 atau 12 bulan, bagi hasil akan dikirimkan setiap bulan.

Bagi hasil BRI Syariahn
Bagi Hasil BRI Syariah

Kan di awal saya sebutkan kalau saya buka 2 deposito tenor 1 dan 3 bulan. Ternyata bagi hasilnya sama saja.

Maka dari itu, tabel dibawah adalah bunga hasil total 2 depsito yaitu Rp 10.000.000. Nilainya sudah dikurangi pajak.

No.BulanBagi Hasil
1.JuniRp 23.567
2.Juli Rp 22.914
3.AgustusRp 30.044
4. SeptemberRp 30.528
5.OktoberRp 15.009

Penutup

Menurut saya pengajuan deposito di BRI Syariah cukup mudah untuk nominal yang kecil yaitu Rp 5.000.000. Tinggal klik sampai selesi.

Tapi untuk nominal yang besar sebaiknya buka deposito dengan langsung datang ke kantornya saja, mengingat adanya biaya matrai yang harus dibayar.

Besaran bagi hasil berubah-ubah, karena ada faktor yang mempengaruhi seperti persentase nisbah dan pendapatan BRI Syariah itu sendiri.

Demikian ulasan saya tentang Deposito BRI Syariah, selamat berdeposito!

Related Posts

Leave a Comment

46 comments

mrhanafi June 21, 2020 - 8:51 am

kalau patuh syariah memang bagus dan ia memang berguna sekali untuk mendapat keberkatan dalam hidup

Reply
Muyassaroh June 21, 2020 - 3:07 pm

Terima kasih ulasannya. Selama ini belum pernah punya rek BRI syariah. Lihat cara nomor 2 dengan aplikasi BRIS online kayaknya memudahkan banget, dijelaskan detail juga di sini. Sangat membantu bila mau mencoba suatu hari nanti.

Reply
Niki Yuntari June 22, 2020 - 8:12 am

Sudah lama mau coba deposito tapi masih bingung. Ternyata caranya mudah dan praktis ya. Jadi mau coba yang lewat aplikasi. Makasih banyak ya, artikelnya sangat membantu

Reply
Sabda Awal June 22, 2020 - 5:05 pm

Sama sama Mbak

Reply
Aldhi Fajar June 22, 2020 - 3:47 pm

Ternyata mudah juga caranya, dan sekarang sudah terintergarasi online. Penggunaan media aplikasi akan sangat membantu user dalam mengajukan deposito / tabungan.

Reply
Sabda Awal June 22, 2020 - 5:05 pm

benar kali mas, cara aju nya mudah

Reply
Riva Putra June 22, 2020 - 6:57 pm

Makasih infonya Mas Sabda, Alhamdulillah akhirnya ada Bank Syariah yg bisa buka deposito via Aplikasi

Reply
Agus warteg June 22, 2020 - 9:47 pm

Aku belum pernah buka tabungan deposito kang, seringnya buka tabungan biasa saja, malah kena biaya admin.

Lumayan juga, dengan tabungan deposito 5 juta dapat bagi hasil 23.567 tiap bulan, aku pernah nyimpan tabungan 2 juta di BRI juga. Eh tiga tahun kemudian aku ambil malah tinggal 1.7 juta, hilang 300 ribu.

Reply
Sabda Awal June 23, 2020 - 8:23 pm

kalau tabungan biasa yang ada malah uang berkurang terus mas

Reply
Agus warteg June 26, 2020 - 9:31 pm

Berarti lebih enak di deposito kan ya, duit ngga bakal kurang tapi malah dapat bagi hasil

Reply
Ikrom June 23, 2020 - 4:13 pm

enak sih udah bisa onlen
aku masih galau mau nanem di deposito mana ahahahaha

aku save dulu bang makasih lo buat review2nya
bemangpaat banget

Reply
Hastira June 24, 2020 - 2:55 am

makasih infonya

Reply
Didik June 24, 2020 - 9:32 am

Wah begini ya alur dan bagi hasilnya. Jadi tahu semuanya.

Reply
Lulu Wulandari June 24, 2020 - 2:08 pm

Ada gambaranlah kalau mau buka deposito, karena jujur saya awam sekali dengan hal seperti ini. Terimaksih ya sudah sharing

Reply
Ami June 26, 2020 - 5:43 am

Cukup mudah ternyata, ini menarik sekali untuk saya. Mungkin bisa dicoba

Reply
Kopiah Putih June 27, 2020 - 2:50 pm

Wah.. Mudah banget ya, mas. Klik sana sini, jadi. Ternyata bagi hasilnya tidak flat ya? Keren sih.. Ada referensi tambahan. Terimakasih, sharingnya mas.

Reply
Sabda Awal June 28, 2020 - 10:53 pm

Sesuai sama nisbah dan pendapatan Bri Syariahnya sendiri mas

Reply
Andrie Kristianto June 28, 2020 - 10:45 am

Wahhh bagi hasilnya lumayan juga ya mas, dengan deposit 5jutaan bisa dapet segitu.. Apalagi kalau misal deposit dengan uang yang lebih besar lagi mungkin akan dapat lebih besar.. Saya baru mulai reksa dana tapi masih kecil sekali keuntungan yang didapat, suatu saat saya ingin coba ini deh, terima kasih sharingnya mas

Reply
Sabda Awal June 28, 2020 - 10:54 pm

Bagi hasil ini untuk 2 deposito @ 5 juta, jadi totalnya 10 juta mas.

Tentu saja, makin banyak uangnya makin besar yang didapat

Reply
Heizyi June 28, 2020 - 1:04 pm

jadi kalo mau deposito, harus punya NPWP dulu ya mas???

Btw, untungnya blog mas Sabda ini selalu update tentang info keuangan terbaru. Jadi kalo butuh2 refrensi bisa langsung melipir kesini. hehehe ^^ big thanks bro

Reply
Sabda Awal June 28, 2020 - 10:52 pm

ga perlu NPWP mbak

Reply
Fenni Bungsu June 28, 2020 - 3:11 pm

Jadi keinget waktu kerja di salah satu bank syariah, daku belum sempet coba buat nabung depositonya, eh keburu resign haha. Melihat caranya sepertinya sama mungkin.

Ada ketertarikan untuk bikin deposito, tapi suka maju mundur. Sepertinya menunggu dapat azzam yang kuat dulu dah.

Reply
Farah Salsabila June 29, 2020 - 11:14 am

Aduh, apa cuma aku aja ya yg masih nggak ngerti juga tentang dunia finansial seperti ini 🙁

Reply
Rohyati Sofjan July 3, 2020 - 2:33 am

Saya pengguna BRI Simpedes kira-kira bisa jadi nasabah depositokah? Di aplikasi internet banking BRI saya tidak ada tambahan untuk deposito. Mungkin harus datang ke kantornya. Minimalnya berapa, ya? Apakah sama 5 juta juga?

Reply
Perbandingan Deposito 4 Bank Syariah, Mana yang Terbaik? - BlogSabda.com July 12, 2020 - 2:08 pm

[…] bisa baca ulasan khususnya di Pengalaman Deposito BRI Syariah Rp 10 Juta dan Bagi […]

Reply
nisa July 16, 2020 - 1:53 pm

dibandingin pake BNI syariah lebih banyak yg mana ya?
soalny kmrin sy k sana nisbahnya lbh besar dari BRI Syariah, yaitu 46% klo ga salah. mohon jawabannya

Reply
Sabda Awal July 17, 2020 - 12:55 pm

tidak bisa dipastikan. Besaran bagi hasil bergantung dengan nisbah dan pendapatan bank itu sendiri. Sejauh saya mencoba, BNIS lebih besar dari BRIS.

Silahkan baca deposito BNI Syariah.

Reply
Riza Alhusna July 29, 2020 - 11:04 am

Yaelah kecil banget itu nisbahnya. Gw terakhir naroh deposito di CIMB Niaga Syariah 7 jt dapet 31 ribu udah dipotong pajak. Lu kalo deposito syariah ambil di CIMB Niaga aja, gede nisbahnya.

Reply
Sabda Awal July 29, 2020 - 11:07 am

Udah bang, aku udah bikin deposito disana

Reply
Lusiani August 3, 2020 - 9:39 pm

Bagi hasilnya kecil sekali ya 10 juta cuma 23rb

Reply
Sakinah August 9, 2020 - 8:30 pm

Gimana dengan deposito di bank muamalat mas??

Reply
Sabda Awal August 10, 2020 - 8:40 am

Saya belum coba Mas, lain kesempatan saya akan coba

Reply
Fitri September 1, 2020 - 8:17 am

Muamalat setau sy, dr akhir 2019 lagi kena masalah deh. Coba cek dulu.

Reply
Sabda Awal September 1, 2020 - 12:57 pm

Terimakasih informasinya Mbak

Reply
Anita August 17, 2020 - 7:56 pm

bagi hasilnya kecil ya kalo dibanding bank konvensional, tp di bank syariah ketetapannya ada keberkahan,
meskipun kita tidak tau dananya diolah kemana, ada yang bs bantu jawab soal ini?

Reply
JGM August 29, 2020 - 11:15 am

itu untuk 1 bulan 1 deposito (deposito 5 jt) dapetnya sekitar 23 ribuan ya mas? bukan 23 ribu itu dari 2 deposito sesuai postingan masnya kan?

Reply
Sabda Awal August 30, 2020 - 9:11 pm

23rb itu dari 2 deposito, jadi bisa dibilang deposito dari 10 juta dapatnya 23rb

Reply
JGM September 30, 2020 - 11:06 pm

berati dengan kata lain 1 deposito itu sekitar 11500 ya mas nisbahnya ? kalo bikin 10 depoisito bisa 11500 x 10 = 115.000 donk ya mas ?

Reply
Sabda Awal October 1, 2020 - 11:54 am

Iya, 1 deposito dengan nilai Rp 5.000.000 maka dapat sekitar Rp 11.500 / bulan. Bagi hasil dapat berubah-ubah

Reply
JGM October 2, 2020 - 12:00 pm

oke mas, ketika ada ancaman resesi begini instrumen investasi deposito kira2 aman ngga mas? seberapa besar kiranya pengaruh resesi terhadap deposito?

PA September 1, 2020 - 12:52 pm

Jadi klu di hitung bunganya 3,5% per tahun

Reply
Sabda Awal September 1, 2020 - 12:58 pm

Benar Mbak

Reply
Firmansyah September 13, 2020 - 10:06 pm

Wajib punya npwp ya?

Reply
Sabda Awal September 17, 2020 - 10:38 am

Tidak wajib

Reply
Edi October 4, 2020 - 6:01 pm

Mantep penjelasannya lengkap mas.. kebtulan nasabah bris dan payrol di sini juga.. tapi kalau dihitung2 cukup kecil juga ya mas misal @5 juta hnya dpt 11.500, mungkin kalau di puter buat jualan bisa dapat laba yang bisa lebih gede..heheheh..
Tapi untuk nisbah memang range di situ mungkin ya mas engga jauh2 dari nominal belasan ribu per bulan..??

Reply
Sabda Awal October 4, 2020 - 7:27 pm

Tergantung pendapatan bank dan nisbahnya itu sendiri mas. Sejauh ini untuk nominal Rp 5.000.000 memang sekitar belasan ribu rupiah

Reply