Hal yang Harus Dipertimbangkan sebelum Pengajuan KTA BTN untuk Ibu Rumah Tangga

by Sabda Awal
Hal yang Harus Dipertimbangkan sebelum Pengajuan KTA BTN untuk Ibu Rumah Tangga

Pinjaman Kredit Tanpa Agunan atau yang populer dengan sebutan KTA merupakan salah satu solusi cepat untuk mendapatkan pinjaman uang. Terutama bagi ibu rumah tangga yang dituntut bisa mengatur keuangan dalam keluarga.

Seringkali penawaran KTA BTN untuk ibu rumah tangga dianggap sebagai cara praktis mendapatkan uang tambahan untuk menutupi kebutuhan sehari-hari.

Hal ini dikarenakan seringkali antara pendapatan yang diperoleh tidak sebanding dengan pengeluaran. Namun ada baiknya untuk mempertimbangkan terlebih dahulu syarat dan ketentuan yang berlaku agar tidak timbul permasalahan dikemudian hari.

Berikut ini hal-hal yang bisa dijadikan pertimbangan sebelum mengajukan KTA:

Alasan Mengajukan KTA

Hal yang paling mendasar sebelum mengajukan KTA adalah alasan yang mendasari pinjaman tersebut. Pastikan untuk mengajukan pinjaman hanya pada saat keadaan mendesak saja.

Hindari melakukan pinjaman KTA untuk keperluan yang tidak terlalu mendesak. Misalnya membeli ponsel baru atau berlibur ke luar negeri.

Jangan sampai pinjaman yang Anda ajukan tersebut justru akan menyulitkan di kemudian hari. Misalnya terjadi keterlambatan pembayaran, mendapat sanksi denda atau tidak bisa mengajukan pinjaman lagi karena masih punya tanggungan angsuran yang belum terbayarkan.

Hitung Jumlah Angsuran

Sebelum mengajukan pinjaman KTA BTN untuk ibu rumah tangga yang ditawarkan lembaga keuangan tertentu, lakukan penghitungan secara cermat. Penghitungan ini meliputi berapa jumlah pendapatan Anda dan berapa jumlah hutang yang bisa Anda tanggung secara keseluruhan setiap bulannya. 

Dengan cara demikian diharapkan Anda bisa mengelola keuangan rumah tangga dengan aman dan lancar walaupun memiliki sejumlah hutang yang harus dibayar.

Jangan sampai penghasilan yang diperoleh setiap bulannya habis hanya untuk membayar semua angsuran pinjaman Anda. 

Perhitungkan Biaya KTA

Dengan adanya Pinjaman KTA BTN bisa menjadi solusi cepat untuk mendapatkan dana dengan mudah. Namun bagi ibu-ibu rumah tangga, butuh usaha keras agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai penawaran dan kemudahan dalam mengajukan pinjaman.

Salah satu hal yang harus diperhatikan sebelum mengajukan pinjaman adalah memperhitungkan biaya KTA.

Salah satunya yaitu biaya bunga yang dibebankan lebih besar jika dibandingkan dengan pinjaman ke bank atau lembaga keuangan. Hal ini dikarenakan pihak bank atau lembaga keuangan memberikan kemudahan bagi nasabahnya untuk melakukan pinjaman tanpa harus memberikan barang sebagai agunan.

Menghitung biaya angsuran

Selain itu, ada pula biaya administrasi, biaya pelunasan yang lebih cepat, biaya keterlambatan dan biaya asuransi. Oleh sebab itu penting bagi Anda untuk mengetahui beban biaya yang harus Anda tanggung sejak awal pengajuan pinjaman.

Dengan demikian Anda tidak akan terjebak dalam pinjaman yang berbiaya tinggi.

Jangka Waktu / Tenor Angsuran

Selain jumlah angsuran dan biaya KTA, tenor angsuran juga harus dipertimbangkan. Biasanya jangka waktu yang ditawarkan antara 1 sampai 3 tahun. Pilihlah tenor angsuran sependek mungkin. Hal ini dikarenakan berhubungan dengan jumlah bunga yang dikenakan.

Semakin panjang tenor yang Anda pilih saat mengajukan KTA BTN untuk ibu rumah tangga, semakin besar pula jumlah bunga yang harus dibayar. Begitu pula sebaliknya, semakin pendek jumlah tenor yang dipilih maka jumlah bunga yang harus dibayar juga kecil.

Namun tentu saja jumlah angsuran yang harus Anda bayar setiap bulannya akan terlihat besar. Untuk itulah dibutuhkan perhitungan yang cermat sebelum mengajukan pinjaman KTA.

Cara Membayar Angsuran

Hal selanjutnya yang harus Anda perhatikan saat mengajukan pinjaman KTA BTN adalah cara membayar angsuran tersebut. Walaupun penghasilan yang Anda peroleh setiap bulannya dalam jumlah yang besar, jika tidak dikelola dengan cermat akan menyebabkan Anda semakin terjerat dalam lilitan hutang.

Dan semakin Anda menunda pembayaran, maka akan semakin besar pula biaya denda keterlambatan yang akan Anda tanggung.

Tunggakan Lama Tidak Terbayar, Masuk Daftar BL / Blacklist BI Checking

Penting bagi Anda untuk selalu membayar angsuran dengan tepat waktu. Karena tagihan yang lama tidak terbayar, maka data tunggakan tersebut akan masuk pada BI Checking. Yaitu daftar para nasabah yang memiliki tunggakan lama.

Semua bank dan lembaga keuangan bisa melakukan akses pada tersebut dan mengetahui riwayat pembayaran nasabah.

Checklist BI Checking

Untuk nasabah yang memiliki record pembayaran tepat waktu akan lebih mudah untuk melakukan pinjaman lagi.

Dan sebaliknya, untuk nasabah yang sering terlambat membayar angsuran atau bahkan ada tagihan yang belum terbayar akan kesulitan untuk mengajukan pinjaman ke bank atau lembaga keuangan manapun.

Ketahui Sistem Penagihan Ketika Terjadi Keterlambatan Pembayaran

Saat mengajukan pinjaman KTA BTN, hal yang harus Anda ketahui selanjutnya adalah mengenai cara penagihan ketika terjadi keterlambatan pembayaran. Pihak bank sebagai pemilik dana pinjaman akan berusaha menagih agar tunggakan tersebut bisa segera dibayar.

Cara-cara yang digunakan biasanya mulai dari cara yang halus seperti mengirim email, sms dan telpon. Dan ada juga cara kasar atau hard collection seperti mendatangi secara langsung ke rumah Anda sebagai pihak peminjam.

Dikarenakan KTA BTN adalah jenis pinjaman yang tanpa agunan, maka biasanya pihak bank dalam melakukan penagihan akan lebih keras jika dibandingkan dengan jenis pinjaman  yang menggunakan agunan.

Sebagai orang yang mengatur keuangan dalam rumah tangga, banyak hal yang harus Anda pertimbangkan sebelum mengajukan pinjaman jenis KTA BTN untuk ibu rumah tangga. Untuk lebih jelasnya,Anda bisa klik tautan berikut ini https://www.cekaja.com/banks/btn/pinjaman/kta-btn.

Terdapat berbagai informasi lengkap yang Anda butuhkan mengenai pinjaman tanpa agunan dan juga jenis pinjaman yang lainnya.

Artikel Menarik Lainnya

Leave a Comment

5 comments

Hanila October 24, 2019 - 8:33 am

Saya termasuk yang takut berhutang, tapi setahun lalu saya nekad ambil rumah dengan BTN juga dengan tenor paling lama yang ditawarkan, hahaha.
Tapi, saya punya target meneyelesaikannya di tahun 2021 jadi hanya 3 tahun saja. Makanya, sebelum semua proses tak tanyakan apakah bisa dilunasi sebelum masa kredit yang disetujui? Karena, membeli properti kalau ga buru-buru takut harga keburu naik. KTA, baiknya sih untuk hal-hal produktif. Saya ini ada sepupu yg berani kali ngutang untuk hal ga produktif tapi ya kebayar, ngeri liatnya 😀

Reply
Sabda Awal October 24, 2019 - 9:22 pm

wah makasih sharingnya mbak soal BTN,,,, memang sebaiknya utang digunakan untuk hal-hal produktif,

Reply
Ridsal October 25, 2019 - 10:51 pm

Penting juga nih alasan tuk mengajukan KTA, biar tujuannya menjadi jelas..

Reply
Hastira October 28, 2019 - 3:18 am

makasih infonya bermanfaat

Reply
Reyne Raea October 29, 2019 - 3:58 pm

hahahaha, ya ampuunn, mata saya siwer kayaknya nih, masa tadi saya baca sekilas kayak KPR BTN, soalnya biasanya BTN tuh identik ama KPRnya 😀

Makanya kok wao banget IRT bisa ajukan KPR gitu.
Kecuali memang ada usahanya, itupun gak dikasih nama IRT hahaha

Kalau KTA bisa ya? Asal bisa bayarnya sih ya, sayang banget kalau masuk black list BI 🙂

Reply