7 Kelebihan Investasi Reksadana yang Wajib Diketahui

by Sabda Awal
7 kelebihan reksadana

Ada banyak kelebihan reksadana sehingga jenis investasi ini cukup diminati oleh sebagian besar orang, khususnya pemula. Reksadana adalah pilihan yang mudah bagi investor yang baru masuk di pasar modal.

Saya sendiri sudah mulai investasi reksadana sejak 2019 hingga sekarang. Salah satu alasan yang membuat saya bertahan dengan investasi ini karena fleksibelitas dalam proses pencairan dan dapat disesuaikan dengan target investasi.

Saya tahu harus pilih jenis produk apa saat ingin investasi di bawah 1 tahun, 1-3 tahun, 3-5 tahun, bahkan jangka panjang di atas 5 tahun.

Berikut ini sudah saya rangkut 7 kelebihan reksadana yang harus kamu ketahui :

  1. Dikelola Profesional
  2. Modal Minim
  3. Bisa Dicairkan Kapan Saja
  4. Bukan Objek Pajak
  5. Investasinya Mudah
  6. Bisa memilih berdasarkan Profil Risiko
  7. Dapat disesuaikan dengan tujuan investasi

7 Kelebihan Investasi Reksadana

1. Dikelola Profesional

Reksadana sudah dikelola oleh profesional yang telah mendapatkan izin dari OJK yang disebut Manajer Investasi (MI). Jadi, produk reksadana yang sudah kamu beli adalah hasil “racikan” prtofolio investasi oleh pihak profesional.

Maka dari itu, reksadana sangat disarankan untuk pemula.

Contoh gambar di bawah ini adalah fund fact sheet dari Reksa Dana Cipta Syariah Balance. Pada tanda panah merah kiri kamu dapat melihat komposisi reksadana :

  1. Efek utang (obligasi) : 6,76%
  2. Efek saham : 69,26%
  3. Pasar Uang : 19,23%
reksa dana cipta syariah balance fund fact sheet

Jika dirinci (panah kanan) akan terlihat pada 10 efek terbesar yang terdiri dari sahan BTPN Syariah 3,75%, saham BSI 4,85% … dst hingga deposito BTPN dan saham Telkom Indonesia 8,02%.

Nah, semua komposisi ini yang meraciknya adalah Manajer Investasi,- lembaga profesional yang sudah tersertifikasi. Jadi, tidak heran jika kinerja reksadana ini dapat menghasilkan keuntungan 5,61% YTD.

Performa Reksa Dana Cipta Syariah Balance

Namun, perlu kamu ingat bahwa ada juga sebagian MI yang gagal mengolah reksadana sehingga hasilnya menjadi negatif. Maka dari itu, kamu harus mampu memilih reksadana terbaik agar hasil maksimal.

2. Modal Minim

Investasi reksadana sangat terjangkau untuk semua orang. Secara umum, minimal investasi Rp 100.000. Tapi, pada beberapa produk reksadana yang saya temukan bisa dimulai dari Rp 10.000 saja.

Contohnya seperti Sucorinvest Sharia Money Market Fund ini. Kamu bisa melihat minimum pembelian Rp 10.000. Jadi, tidak ada alasan untuk memulai investasi reksadana.

modal minimum reksadana

3. Bisa Dicairkan Kapan Saja

Jika boleh membandingkan deposito dan reksadana soal pencairan dana jelas lebih unggul reksadana. Deposito harus sesuai tenor yang diambil, jika dicairkan sebelum jatuh tempo kena denda.

Sementara, reksadana bisa dicairkan kapan saja. Saat kamu menjual reksadana, maka hasil uang penjualan akan masuk ke rekening paling H+7 sejak dicairkan (hari kerja). Otoritas Jasa Keuangan telah membuat ketentuan ini.

4. Bukan Objek Pajak

Sangat sedikit produk investasi yang kena pajak. Bahkan emas batangan saja sudah dikenakan PPh sebesar 0,25%. Sementara, reksadana bukan objek pajak, sehingga nilai investasi yang kamu peroleh tidak akan berkurang sama sekali karena pajak.

5. Investasinya Mudah

Kelebihan reksadana berikutnya adalah investasi yang amat mudah dilakukan. Dulu, kita hanya punya pilihan APERD (Agen Penjual Reksa Dana) yang terbatas. Berbeda dengan sekarang yang memberikan banyak pilihan.

Mulai dari perbankan, sekuritas hingga finansial teknologi seperti Bareksa, Bibit dan IPOT. Tinggal unduh aplikasinya, registrasi, lalu lakukan investasi dengan hanya menekan beberapa tombol.

Saya telah merangkum 7 aplikasi reksadana terbaik yang paling banyak digunakan untuk dijadikan refrensi.

6. Bisa Memilih Berdasarkan Profil Risiko

Investasi layaknya uang koin yang memiliki dua sisi saling berdampingan. Ada sisi profit dan sisi risiko yang berjalan secara linear. Artinya, semakin rendah profit, semakin rendah pula risikonya. Begitu juga sebaliknya.

Secara umum profil risiko seorang investor menjadi tiga yaitu :

  1. Konservatif : risiko dan profit kecil
  2. Moderat : risiko dan profit menengah
  3. Agresif : risiko dan profit tinggi

Reksadana ada banyak jenisnya, namun secara umum yang paling dikenal ada 4. Lalu, keempat jenis reksadana ini jika dihubungkan dengan profil risiko sebagai berikut.

No.Produk ReksadanaProfil Risiko
1.Reksadana Pasar UangKonservatif
2.Reksadana Pendapatan TetapModerat
3.Reksadana CampuranKoservatif – Agresif (tergantung portofolio_
4.Reksadana SahamAgresif

7. Dapat Disesuaikan Dengan Tujuan Investasi

Menariknya, reksadana dapat disesuaikan dengan tujuan investasi berdasarkan jangka waktu. Umumnya, periode investasi dibagi menjadi 4 bagian yaitu :

  1. Di bawah 1 tahun : reksadana pasar uang
  2. 1-3 tahun : reksadana pendapatan tetap
  3. 3-5 tahun : reksadana campuran
  4. Di atas 5 tahun : reksadana saham

Jadi, kamu dapat menyesuikan diri dengan tujuan investasi kamu.

***

Demikianlah artikel tentang 7 kelebihan reksadana, semoga dapat membantu.

Related Posts

Leave a Comment