Akhirnya Dapat Rp 1 Juta/Bulan dari Amartha Mikro Fintek

by Sabda Awal
pengalaman investasi di amartha mikro fintek

Saya mengawali investasi di Amartha Mikro Fintek April 2018. Hingga sudah berjalan 1 tahun 2 bulan. Per Juli 2019 saya sudah mendapatkan passive income sebesar Rp 1 juta/bulan.

Kalau di luar negeri jenis investasi ini (Peer to Peer Lending) sudah booming cukup lama yang sejarahnya lahir di Inggris tahun 2005.

Sedangkan di Indonesia baru beberapa tahun belakangan seiring tumbuhnya fintek di tanah air. Meskipun begitu, seperti Amartha sendiri yang sudah berdiri sejak 2010.

Di OJK, jumlah P2P Lending yang terdaftar per April 2019 sebanyak 106 perusahaan. Data fintek p2p lending dapat dilihat disini.

Awalnya saya mengetahui investasi p2p lending ini dari twitter. Saat itu saya bertanya tentang jenis-jenis investasi sektor non-real dan di-reply oleh teman saya.

Nah, sejak saat itu, saya mengalokasikan uang saya pada p2p lending. Pilihan saya pun jatuh kepada Amartha dan Ammana yang menggunakan prinsip syariah.

Jika anda baru pertama kali dengan investasi ini, sebaiknya baca dulu Pengertian, Resiko dan Mitigasi Peer to Peer Lending.

Bahkan saya pribadi menobatkan p2p lending sebagai pilihan invetasi terbaik untuk Rp 5 juta pertama.

*note : tulisan ini bukan promosi. Murni sekedar sharing saja.

Apa itu P2P Lending?

P2P (peer-to-peer) Lending adalah layanan jasa keuangan untuk mempertemukan Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman dalam rangka melakukan perjanjian pinjam-meminjam melalui sistem elektronik/online.

Dalam praktik p2p lending ada 3 pihak yang terlibat didalamnya, yaitu :

  1. Layanan Jasa keuangan
  2. Pemberi pinjaman (lender/investor)
  3. Penerima pinjaman (borrower)

Agar mendapatkan profit, tentu anda harus sebagai pihak Pemberi Pinjaman.

Sementara itu, Penerima Pinjaman pada hakikatnya mengaku berhutang kepada Pemberi Pinjaman, sehingga wajib mengembalikan uang yang dipinjam + feedback.

Feedback berupa margin yang harus dibayarkan sesuai dengan perjanjian, seperti persentase/bunga atau akad syariah.

Ada banyak perusahaan P2P Lending yang sudah terdaftar di OJK seperti Amartha, Ammana, Investree, ModalRakyat, Koinworks dan sebagainya.

Di Amartha, Penerima Dana akan membayar angsuran pinjaman + margin setiap minggu. Biasanya lamanya tenor 50 minggu, kurang lebih setahun.

Passive Income yang Saya Hasilkan dari Amartha Mikro Fintek

Saya sudah berinvestasi di Amartha sejak April 2018, namun baru sempat mencatat detail laporan bulanan sejak Januari 2019. Karena, laporan bulanan hanya bisa di download untuk 3 bulan terakhir saja.

Hasil margin yang saya peroleh akan saya rangkumkan pada gambar dan tabel dibawah ini.

amartha mikro fintek
Total margin Rp 13 juta-an, namun yang baru saya terima baru hampir Rp 5 juta, sisanya masih berjalan (angsuran aktif).

Sementara, pencatatan Januari-Juli 2019 pada tabel dibawah ini.

Bulan (2019)Margin
JanuariRp 413.000
FebruariRp 601.100
MaretRp 701.150
AprilRp 830.250
MeiRp 980.000
JuniRp 445.800
JuliRp 1.144.650
TotalRp 5.115.950

Dari tabel diatas, pada bulan Juni saya hanya mendapatkan Rp 400-ribuan karena selama 2 minggu terhitung sebagai libur lebaran.

Sejak pertama kali investasi hingga Juli 2019, saya tidak pernah menarik uang saya.

Bahkan, margin dan angsuran yang saya terima, saya investasi kembali ke penerima dana baru begitu seterusnya. Karena target saya adalah mendapatkan margin Rp 1.000.000 / bulan.

Saat ini jumlah mitra usaha yang saya danai 45 dengan rincian 34 status aktif, 11 status selesai. Begitulah cara saya mendapatkan Rp 1 juta/bulan dari investasi ini.

Target tersebut sudah tercapai Juli 2019 seperti gambar dibawah ini. Setelah ini, saya akan withdraw margin yang sudah terbentuk.

Sementara, cicilan angsuran tetap saya investasikan kembali.

amartha mikro fintek

Laporan Juli 2019

Sementara itu, untuk menarik dana amat mudah dilakukan. Saat melakukan request penarikan dana, akan diproses kurang lebih kurang 1 jam di hari kerja, seperti pengalaman saya.

Dana akan di transfer ke rekning tujuan yang anda daftarkan.

Cara dan Syarat Registrasi Amartha

Cara mendaftarnya cukup mudah. Anda hanya perlu mengisi data yang diperlukan saja, terkait mengisi informasi diri dan bank. Sementara itu NPWP bersifat opsional.

Bahkan Amartha menyediakan program afiliasi, apabila orang lain menjadi investor melalui id kita, maka investor baru dan anda akan sama-sama mendapatkan Rp 100.000. Bonus ini tidak dapat diuangkan, hanya dapat diinvestasikan.

Ssssttt… ngomong-ngomong penghasilan afiliasi ini sebagai salah satu cara saya mendapatkan uang dari blog lho. Lihat saja laporan Juli 2019 diatas, pada bagian referral anda melihat Rp 300.000! Jumlah yang cukup lumayan bukan?

Jika anda berminat, dapat melakukan registrasi melalui link afiliasi saya saja.

amartha mikro fintek

Resiko Investasi di Amartha

Yang namanya investasi, pasti memiliki resiko. Kecuali deposito, hihi deposito jelas menjanjikan profit flat sekian persen dalam tenor tertentu. Silahkan baca pengalaman saya berdeposito dan hasilnya di salah satu bank nasional.

Begitu juga dengan P2P lending, resiko yang dihadapi oleh para investor adalah resiko gagal bayar karena usaha menurun atau masalah lainnya.

Amartha memberikan 2 solusi untuk meminimalisisr resiko yang mungkin terjadi, yaitu :

  1. Sistem tanggung renteng
  2. Jaminan Jamkrindo

1. Sistem Tanggung Renteng

Tanggung renteng artinya menanggung bersama-sama. Di Amartha Mikro Fintek tanggung renteng dibuat berkelompok yang tediri dari 15-20 mitra (penerima pinjaman).

Anda dapat membaca kisah sukses tentang penerima dana para ibu tersebut disini.

Jadi, jika ada mitra yang yang gagal bayar, maka anggota lain akan ikut menalangi untuk membayar angsuran tersebut. Lengkapnya dapat dibaca pada artikel ini.

2. Jaminan Jamkrindo

Investor memiliki pilihan untuk menggunakan Jaminan Kredit Nasional atau Jamkrindo dengan membayar premi sebesar 1,5% dari total pendanaan.

Jamrindo menjamin pengembalian 75% total pendanaan apabila mitra gagal memenuhi kewajibannya,

amartha mikro fintek

Pilihan Jamkrindo saat proses checkout

Misal, investor mendanai Rp 3.000.000, maka premi adalah 1,5%nya = Rp 45.000. Apabila mitra gagal bayar, maka Jamkrindo akan mengembalikan 75% dari total pendanaan, yaitu Rp 2.250.000.

Saya sendiri tidak pernah memanfaatkan fasilitas jamkrindo.

Legalitas Amartha Mikro Fintek

Berdasarkan informasi yang saya ambil dari situs OJK bahwa Amartha sudah berizin yang artinya merupakan perusahaan peer to peer lending legal.

amartha mikro fintek di ojk

Memilih Mitra Usaha di Amartha Mikro Fintek

Penerima dana disebut mitra dalam fintek Amartha. Untuk memilih mitra silahkan ke menu Martketplace, bila anda menemukan martketplace kosong artinya semua mitra sudah didanai. Biasanya mitra akan diupdate setiap hari.

Anda dapat memanfaatkan fitur live chat untuk menanyakan jadwal update mitra pada hari itu.

Pasti kita sebagai pemberi dana menginginkan mitra yang ‘baik’ yang mana dapat membayar angsuran tepat waktu. Sebisa mungkin tidak salah pilih agar tetap memperolah profit.

Berikut ini, ada 3 tips dalam memilih mitra menurut saya pribadi, yaitu credit scoring, jenis usaha, dan sejarah pengembalian.

1. Credit Scoring

Credit scoring mewakili kemampuan mitra mengembalikan angsuran tepat waktu. Dimulai dari Score A, B, C dan seterusnya. Semakin ke kanan kemungkinan pengembalian semakin kecil.

Misal, score A memiliki peluang 97.11 – 100% pembayaran angusuran tepat waktu.

contoh credit score di amartha

Credit Scoring

Saya pribadi dominan memilih score A dan B saja.

Namun, saya pernah memilih score C dan pengembaliannya tepat waktu. Sepanjang saya investasi di Amartha, pembayaran angsuran seluruhnya tepat waktu.

sejarah pembayaran angsuran di amartha

2. Jenis Usaha

Tujuan pendanaan itu bermacam-macam. secara garis besar, terbagi 2 yaitu sektor produktif dan non-produktif.

Sektor produktif biasanya untuk berbisnis seperti buka warung, jual pakaian, mebel dan sebagainya. Sementara itu, non-produktif seperti memperbaiki rumah dan biaya sekolah.

Saya cenderung melakukan pembiayaan pada sektor produktif. Namun, tidak ada salahnya juga jika anda membiayai non-produktif asal memiliki score credit yang baik.

3. Sejarah Pengembalian

Anda dapat mengecek sejarah pengembalian. Jika, sejarah pengembalian kosong berarti ini adalah kali pertama mitra mengajukan pendanaan.

Namun, ada kalanya tersedia data sejarah pengembalian, anda dapat mengecek apakah pembayaran angsuran pernah terlambat atau macet.

Nah, ditambah lagi, dengan adanya data sejarah pengembalian, artinya mitra tersebut sudah pernah menerima pendanaan sebelumnya.

Maka, tingkat kepercayaan yang diberikan kepada mitra pun semakin tinggi.

contoh sejarah pengembalian angsuran amartha

Sejarah Pengembalian

Bagaimana Cara Melakukan Pendanaan di Amartha Mikro Fintek

1. Pilih menu Martketplace. Pilih mitra usaha yang ingin anda danai.

cara pendanaan amartha

Buka menu Marketplace

2. Baca informasi tentang Mitra Usaha mengenai Pengajuan Pendanaan (1), Risiko Pendanaan (2), Sejarah Pengembalian (3).  Setelah anda yakin, pilih Langsung Danai atau Tambahkan ke Keranjang.

cara pendanaan amartha

Informasi tentang Mitra Usaha

3. Anda akan diarahkan ke halaman checkout. (1) Untuk membaca perjanjian/kontrak/akad. (2) Opsi menggunakan Jaminan Kredit Nasional. (3) Jika anda memiliki kode voucher, silahkan input pada kotak yang tersedia. (4) Pilih dana yang anda gunakan. Anda dapat mencentang keduanya : bonus dan saldo.

Setelah itu Lanjut ke Pembayaran

cara pendanaan amartha

Halaman checkout

4. Setelah sukses anda akan masuk ke halaman bahwa pendanaan anda berhasil. Selain itu, anda akan memperoleh notifikasi pendanaan berhasil melalui SMS dan Email.

amartha mikro fintek

Konfirmasi pendanaan sukses

Namun, jika saldo anda tidak cukup maka akan diarahkan untuk melakukan transfer dana ke rekening virtual.

Dalam hal ini terdapat pilihan BCA dan Mandiri. Silahkan lakukan transfer dalam waktu 4 jam. Setelah itu pendanaan anda selesai.

Notifikasi Transfer pembayaran

cara pendanaan di amartha

Lain-Lain

Saya tidak menjelaskan secara detail cara registrasi dan menu yang terdapat di Amartha. Website Amartha sangat informatif sehingga untuk explore menu sangat mudah dilakukan.

Amartha Mikro Fintek tersedia dalam bentuk aplikasi di google play store, tapi saya sendiri tidak pernah menggunakannya.

Saya lebih suka menggunakan websitenya yang dapat saya akses kapan saja melalui browser komputer dan smartphone.

Sementara untuk top up, anda akan dibuatkan virtual account BCA dan Mandiri di akun Amartha anda. Jadi bisa transfer ke salah satu bank ini.

Untuk pertanyaan lainnya bisa langsung tanya ke CS Amartha atau tinggalkan pertanyaan dikolom komentar, saya akan bantu jawab.

Selamat berinvestasi!

Hello Finance, Make It Fun!

Related Posts

Leave a Comment

72 comments

Fanny Fristhika Nila August 21, 2019 - 10:53 am

p2p yg skr ini aku sdg ikutin modalrakyat.. udah sempet ngerasain profitnya juga, dan aku puter lg utk membiayai yg lain. tp setelah baca ini, jd pgn ikut p2p di platform lainbya lagi :D. aku coba amartha deh ntr.

kmrn sempet mau ikut koinworks, tp kok gagal trus pas sign up. padahal cache yg diminta utk diinput udh bener banget -_-. Setelah ngulang 8x gagal trus, aku cancel buka disana. ga tertarik kalo di awal aja udh nyusahin.

Reply
Sabda Awal September 1, 2019 - 7:14 pm

sukses terus ya mbak untuk investasinya

Reply
Zai August 21, 2019 - 3:03 pm

Menarik ya mas, bisa dapat 1jt/bulan pasif dari Amartha. Btw, bagaimana kelanjutan investasinya mas Sabda di Ammana?
Soalnya ada beberapa investasi saya di Ammana yang gak jelas proses pengembaliannya. Bahkan ada yang udah nunggak sampai 2 – 3 bulan. Sedih.
Btw, sebetulnya saya dari dulu juga pengen coba berinvestasi di Amartha, cuman yaa itu masih ragu soal syariah dan tidaknya itu. hehe

Terima kasih artikelnya 🙂

Reply
Sabda Awal August 21, 2019 - 4:31 pm

Saya udah ga lanjut lagi di Ammana, ada 2 lender yang pembayarannya macet. Tapi ini memang bagian dari resiko kan

Reply
Sari August 21, 2019 - 3:20 pm

Kalau inves di P2P sepertinya butuh waktu untuk mendalami ya, apalagi pilih mitranya. Kalau yg ammana gimana mas? Aku kira itu untuk badan saj, ternyata perorangan juga bisa

Reply
Sabda Awal August 21, 2019 - 4:31 pm

Ammana juga bisa untuk perorangan mbak,

Reply
Mugniar January 6, 2020 - 11:41 am

Gak ketemu komolkomentarnya jadi saya ke sini, Bang SAbda.

Saya ke sini setelah membaca tulisan Mbak ira yang ternyata Bang Sabda berkomentar juga.

Baca ini berarti sistemnya Amartha sebenarnya syariah hanya saja tidak didaftarkan di OJK sebagai pendanaan syariah ya?

Terus jadi pengen tahu kenapa berhenti, Bang?

Reply
Sabda Awal January 6, 2020 - 12:53 pm

kolom komentar tepat dibawah postingan mbak,

Amartha terdaftar di OJK dan sistemnya konvensional. Alasan saya berhenti karena ki
onvensional

Reply
Supomo Hanasti (cendhela.com) August 21, 2019 - 4:02 pm

Hai Mas Sabda, sharing yang menarik.
Oh iya, saya baca tadi mas tidak menggunakan asuransi jamkrindo ya?
Sebaiknya lebih hati-hati mas, karena pengalaman saya, ada 2 mitra yg gagal bayar, kemudian di write-off alias dianggap dihapus utang dari mitra itu. Untuk 2 mitra yg gagal bayar itu tadi, scorenya bagus loh.
Sistem tanggung renteng? Saya ga yakin sih ini benar-benar berjalan atau tidak, karena nyatanya 2 orang mitra saya write-off.
Saya bergabung sudah sejak 2017 mas.
Memang imbal hasilnya lumayan, tapi jika gagal bayar pokok hutangnya juga hilang. Untuk meminimalisir risiko sebaiknya memakai asuransi saja.
Tapi saya pribadi sudah mengalihkan investasi saya ke instrumen lain yang lebih aman.
Saya pernah sharing di instagram saya sih untuk lebih lengkapnya, ada di story yg saya simpan @supomohanasti
Mungkin itu saja mas, happy investing 🙂

Reply
Sabda Awal August 21, 2019 - 4:33 pm

Wah, makasih banget sharing dan masukannya mas, ngasih saya insight baru. Saya ga pernah dapat info soal pemutihan utang ini. Tapi saya bersyukur sejauh ini belum ada mitra yang macet di pembayaran.

Reply
Fadli Hafizulhaq August 21, 2019 - 8:26 pm

Semakin hari semakin banyak ya jenis investasi. Skema P2P Lending ini sangat membantu, terutama bagi pelaku usaha mikro yang butuh suntikan dana. Saya pribadi belum pernah coba P2P Lending, ketika nanti ingin mencoba mudah-mudahan Amartha sudah mengantongi sertifikat dari MUI.

Reply
Sabda Awal August 22, 2019 - 8:25 am

harapan saya juga begitu mas, say aberharap memperoleh sertifikat dari DSN-MUI agar lebih yakin investasi disini

Reply
asmurcom August 22, 2019 - 8:06 am

Jadi kepikiran mau pindah kesini dari koinworks

Reply
Achirul Supomo August 22, 2019 - 9:18 am

bang sabda untuk dapat 1 juta per bulan berapa uang yang di investasikan ya? untuk 45 mitra usaha

Reply
Enny Ratnawati August 22, 2019 - 9:32 am

karena bukan promosi saya harus baca serius nih.apalagi beneran belum paham soal investasi disini..heheh

Reply
Enny Ratnawati August 22, 2019 - 9:37 am

hauahuahaua masih berat nih buat saya. belum begitu aham juga. next saya baca n belajar lagi deh

Reply
azhar August 22, 2019 - 11:15 am

wah ternyata sama aja dengan riba ya mas akadnya, sebenernya udah bimbang dari dulu karena tiba2 hilangnya artikel yg menyatakan investasi amartha sesuai syariah. kalo kayak gini saya juga memutuskan berhenti investasi di amartha karena tidak sesuai syariah. sebenernya cukup menyayangkann krn investasi di amartha cukup profit tapi mau gimana lagi kalo ujung2nya riba.

Reply
Sabda Awal August 22, 2019 - 11:22 am

Iya akadnya sudah berubah, saya juga kaget sewaktu saya cek di tanggal 22 Agustus. Maka saya pun memutuskan berhenti saja

Reply
azhar August 22, 2019 - 11:43 am

tadi saya sudah konfirmasi ke cs terkait perubahan akad, katanya akad yang sekarang menggunakan akad mudharabah atau bagi hasil atas usaha. tapi ini tidak tepat krn bagi hasil dari akad mudharabah sifatnya fluktuatif, sedangkan dalam akad amartha ada besaran tetap yang harus dibayar peminjam tiap minggu, ini brarti sama aja akadnya piutang riba/bunga. btw padahal kemarin artikel ini dijadikan instastory oleh instagram official amartha lho haha

Reply
azhar August 22, 2019 - 11:46 am

tadi saya sudah konfirmasi ke cs terkait perubahan akad, katanya akad yang sekarang menggunakan akad mudharabah atau bagi hasil atas usaha. tapi ini tidak tepat krn bagi hasil dari akad mudharabah sifatnya fluktuatif, sedangkan dalam akad amartha ada besaran tetap yang harus dibayar peminjam tiap minggu, ini brarti sama aja akadnya piutang berbunga. btw padahal kemarin artikel ini dijadikan instastory oleh instagram official amartha lho haha

Reply
Sabda Awal August 22, 2019 - 10:30 pm

kalau di perjanjian lama, bunyi akadnya memang mudharabah mas, tapi baru-baru ini berubah lagi bunyi akadnya.

Iya, kalau itu saya yang ngizinkan untuk di upload di instastory, whehe

Reply
Lucky Caesar Direstiyani August 22, 2019 - 12:09 pm

Serius baca dr awal sampe akhirr karena buta sama dunia investasiii. makasih ulasannyaa mas, jd mikir” juga buat investasi tp perlu mendalami lagi proses dan benar” sesuai prinsip syariah aapa enggak :” jangan cuman nama syariah tp ternyata dalamnya enggak. . hehehe

Reply
Sabda Awal August 22, 2019 - 10:31 pm

iya mbak, awal-awal dulu bunyi akadnya murabahah, tapi sekarang isi akadnya berubah yang menunjukkan persentase pakai bunga

Reply
iidYanie August 22, 2019 - 2:14 pm

Wah info menarik, pengen juga invest di Amartha tapi nanti pas sudah ada izin dari DSN MUI saja, thx infonya ya 🙂

Reply
thya August 23, 2019 - 12:07 pm

auto baca dengan seksama.. hehe..

seru juga ikut investasi p2p landing ya, imbal hasilnya lumayan banget kalau konsisten 1 juta perbulan. tapi ngeri juga sama resiko nya andaikan ada mitra yang gagal bayar. huhu..

cukup menarik ikut investasi p2p landing. saya mau pelajari lebih dalam dulu ah biar gak salah langkah hehe.. dan semoga nantinya si amartha sudah mengantongi sertifikat MUI. jadi kalau ku mau ikut bisa ke amrta krn sudah ada review jujur nya dr mas sabda. hehe

Reply
Sabda Awal August 23, 2019 - 2:00 pm

benar mbak, tinggal nunggu sertifikasi dari DSN MUI aja, biar lebih yakin kalau syariah.

Reply
Ridsal August 23, 2019 - 9:33 pm

Baca dari awal sampe ke kolom komentar, menarik juga nih karena masuk pilihan investasi terbaik di bawah 5 juta ala Bang Sabda. Terus akadnya yang syariah hingga mengarah menjadi akad “riba”, bikin dilema pengguna baru nih..

Semoga aja DSN MUI memantaunya, biar semakin jelas..

Reply
Indri August 23, 2019 - 9:58 pm

Mantap kakainfonya sangad menarik

Reply
Gerai Toyota August 24, 2019 - 8:47 am

kunjungan perdana salam kenal

Reply
TravelNimble August 24, 2019 - 9:52 am

Udah berapa lama investasi di dunia P2P lending ini Mas? Dan so far gimana, apakah tingkat kredit macetnya tinggi?

Reply
Rudi Chandra August 24, 2019 - 9:52 am

Menarik ya mas dan benefitnya juga cukup besar.
Terima kasih buat infonya mas.

Reply
Dyah Yasmina August 25, 2019 - 7:59 pm

Kak Sabda ini pengalaman banget soal investasi, ya. Saya baru mulai belajar. Btw, ini baru pertama saya beneran baca artikel tentang pinjaman P2P. Sampai sekarang saya masih mikir-mikir kalau mau investasi begini. Mungkin kalau sudah siap resikonya, ya.

Reply
Sabda Awal August 25, 2019 - 8:34 pm

Apapun jenis investasinya, harus punya pengetahuan. Semoga suatu saat bisa mencoba investasi ini ya

Reply
Bang Day August 27, 2019 - 1:41 am

Salut mas Sabda, meski sudah berhenti namun tetap memberikan penjelasan yang detil dan lengkap

Reply
Digital Poin August 27, 2019 - 1:45 pm

Perlu dipelajari lebih dalam ini mas, apalagi mereferensikan orang dapat 100rb namun tidak bisa diuangkan, tapi diinvestasikan.
Bukankah uang itu bisa diambil juga atau menunggu sekian rupiah untuk bisa diambil?

Reply
Sabda Awal August 27, 2019 - 6:34 pm

tidak bisa diambil mas, hanya bisa diinvestasikan saja

Reply
irwin August 27, 2019 - 5:03 pm

ini kaya main saham gak sih?

Reply
Sabda Awal August 27, 2019 - 6:34 pm

beda mas

Reply
Ria Bilqis August 27, 2019 - 6:22 pm

Investasi ini cocok untuk yang berani dan siap dengan resikonya ya, saya cuma berani deposito, atau investasi beli tanah.

Reply
Nurul Sufitri August 27, 2019 - 10:02 pm

Kadang orang harus berpikir dua kali atau bahkan berkali2 untuk bisa mendapatkan hasil 1 juta per bulan dari pinjaman dana ini. Oooh P2P lending ini berarti online ya? Harus yakin dulu nih sama pemberi pinjaman dananya, begitu juga si peminjam.

Reply
Djangkaru Bumi August 27, 2019 - 10:41 pm

Sangat mengiurkan, jadi ingin bergabung nih
Biar ada tambahan tiap bulannya

Reply
Wisnu Tri August 28, 2019 - 6:49 am

Kalau melihat passive income yang diterima per bulannya, saya juga tertarik buat gabung invest di P2P Lending macam ini mas. Tapi pas baca bagian akad dan sebagainya yang sudah berubah itu jadi mikir-mikir lagi.

Ini kan udah nggak lanjut mas, itu uang yang ada di pihak P2P Lendingnya bisa kembali ke rekening Mas Sabda semua?

Reply
Sabda Awal August 28, 2019 - 7:47 am

pembiayaan yang sudah berjalan akan terus berjalan samapai tenor selesai. Saya berhenti, maksudnya tidak melakukan pembiayaan baru lagi. Tentu aja bakal dikirim semua sesuai kontrak

Reply
Syafiq Salman August 28, 2019 - 4:15 pm

Wah, lumayan besar juga yah passive incomenya.

Jujur sejak baca-baca artikel mas Sabda saya jadi tertarik untuk mulai investasi dibanding nabung doang kyk sekarang. Cuma sulit juga yah nyari jenis investasi yang cocok sama saya (smpe skrng baru coba invest emas doang). Dulu sempet tertarik banget sama P2P lending seperti ini, cuma kalau baca review pasti ada saja y kekurangannya, terutama bagian nunggaknya itu. Tapi masalah lain yang lebih besar mungkin ribanya, kalau yang Amanna gmn mas?

Reply
Sabda Awal August 28, 2019 - 4:20 pm

saya mulai investasi di amartha juga karena awalnya mereka mengusup konsep syariah mas. setelah isi akadnya berubah saya memutuskan untuk berhenti.

kalau ammana saya ga lanjut,

sekarang saya lagi nyari pengganti amartha mas, p2p lending lain uang syariah.

Reply
Syafiq Salman August 30, 2019 - 9:16 am

Ahsiapp kalu gtu, ditunggu rekomendasi P2P lending syariah yang lainnya mas 🙂

Reply
ryan suryandi September 5, 2019 - 9:19 am

ditunggu ya mas info p2p lending yang mas sabda join ….

Reply
Sabda Awal September 5, 2019 - 5:46 pm

oke baik mas

Reply
Natalia christy September 9, 2019 - 1:34 am

Mas Sabda…
Sy mau bertanya sm mas yg sdh berpengalaman di amartha
Sistem tanggung renteng disini secara jelasnya bgmn ya?
Kan disini bnyk pendana mendanai 1 klompok majelis yg terdiri dari 15-20 org/ peminjam
Apakah ada perwakilan dari 1 kelompok itu untuk menandatangani akad perjanjian atau masing2 peminjam punya akad sdr2…
Kalau terjadi gagal bayar oleh 1 anggota dlm klompok itu bgmn tanggung gugatnya klompok tsb thd 1 anggota tsb
Apa smua jd urusanx amartha kita cm dikasih tau bersihx sj lewat laporan di akun kita
Mohon maaf ya ats pertnyaan sy yg awam ini…hehehe

Reply
Sabda Awal September 9, 2019 - 7:46 am

perjanjiannya masing-masing peminjam, meskipun tergabung dalam 1 kelompok.
Kalau gagal bayar, saya tidak tau bagaimana teknis tanggung renteng tersebut mbak.
Semuanya terangkum dalam laporan di akun kita

Reply
Reyne Raea September 1, 2019 - 6:22 pm

Oh ya, tadi udah komen tapi ga tau masuk atau enggak hahaha.
Mau nambahin, kebanyakan orang cuman fokus ama penghasilan, tapi kadang lupa dengan tantangan dan resiko, jadinya pas ada resiko, semua pada kabur dan menilai buruk dalam seketika.

padahal hidup itu never flat kek iklan snack hahaha.

Btw selamat ya udah dapet passive income keceh 🙂

Reply
Sabda Awal September 1, 2019 - 7:14 pm

belum masuk komentarnya mbak, wehehe

makasih mbak udah dapat passive income

Reply
Natalia christy September 9, 2019 - 1:21 am

Mas sabda
Bolehkah sy dishare isi akadnya secara lengkap dari pasal 1 sampe selesai
Sy ingin mencoba berinvestasi tp takut…
Sy ingin mempelajari pasal per pasalnya
Terimakasih

Reply
Sabda Awal September 9, 2019 - 7:40 am

saya email ya mbak, silahkan cek email

Reply
Rohyati Sofjan September 25, 2019 - 3:23 pm

Jika syariah diperdagangkan untuk tujuan yang pada akhirnya bukan syariah, saya rasa yang ikut berinvestasi dan peminjam gak berkah. Jangan harap pula penyedianya akan berlanjut lama. Saya skepris dengan konsep demikian.
Padahal baca dari bagian awal sudah kagum dan bagus serta tertarik juga jika ada dana tambaham, sayangnya konsep yang berubah bikin saya pun gundah, he he.
Paling tidak bisa tahu soal investasi syariah itu bagaimana. Ada yang bisa konsisten, ada yang malah berubah. Padahal akad semula yang syariah jika ada masalah mestinya dicarikan jalan keluar terbaik agar segala permasalahan bisa diatasi. Riba dengan jalan bunga bukanlah cara terbaik.

Reply
Sabda Awal September 26, 2019 - 7:36 am

memang agak disayangkan mbak, saya udah nyaman investasi disini. tau-tau akadnya berubah pakai sistem bunga. terpaksa deh saya berhenti investasi diisni

Reply
Majdi September 30, 2019 - 6:52 pm

Maaf mas sabda? Bisakah saya di kasih info Skema reinvestnya agar target pasive income 1 jt per bulan
Harus punya modal berapa dan dalam jangka waktu berapa lama, email saya [email protected] terimakasih banyak sebelumnya

Reply
Sabda Awal October 2, 2019 - 9:49 pm

silahkan cek email ya mas

Reply
Sehat ID October 17, 2019 - 3:07 pm

Aslinya say masih memahami ini gimna, tertarik dengan jenis investasi. semoga cepat belajar hehe

Reply
boby November 22, 2019 - 8:32 am

wah infonya sangat detail dan membantu cuma saya ada sedikit meluruskan terkait akad yang dikatakan mirip murabahah, pada akad tersebut ada kesalahan menurut ilmu yang saya dapatkan sehingga akad tersebut gagal disebut akad yg sesuai syariah yaitu pada point bahwa si penerima pinjaman/dana bersedia membeli barang yang di amanahkan untuk dibeli oleh si pemberi pinjaman/dana, padahal barang tersebut belum dibeli, harusnya barang tersebut dibeli dulu baru setelah itu dilakukan akad dengan pembayaran angsuran (dimana harga jual barang tersebut boleh lebih mahal dr harga barang yg dibeli pertama kali). Dan jgn tertipu dengan akad yg dimulai dengan basmallah dan di akhiri dengan hamdallah sehingga anda anggap itu syariah 🙂 yang namanya syariah harus sesuai dengan syariat islam murni. Allahu’alam.

Reply
Sabda Awal November 23, 2019 - 6:27 am

Terimakasih mas atas masukkannya. Kesimpulannya bukanlah mudharabah ya.

Reply
Pencapaian Resolusi Tahun 2019 BlogSabda.com - BlogSabda.com December 21, 2019 - 8:51 am

[…] p2p lending, saya peroleh dari Amartha dan Ammana. Walaupun sejak September lalu saya mengalihkan dana dari Amartha ke Tanijoy karena […]

Reply
Pengalaman Investasi iGrow January 16, 2020 - 10:09 am

Menurut saya investasi pada p2p landing yg hampir pasti syariah ya yg bergerak di sektor agribisnis sekalipun tidak secara formal mencantumkan kata syariah. Makanya saat ini saya lebih tertarik pada investasi di iGrow, ternaknesia atau tanijoy dibanding dgn p2p landing yg basis transaksinya pinjam meminjam uang murni yg peruntukannya tidak secara jelas untuk proyek apa. Kalau semisal dana syariah kan jelas peruntukannya untuk permodalan pada proyek properti.

Reply
Sabda Awal January 16, 2020 - 10:18 am

Terimakasih sharingnya

Reply
Muhtadi January 26, 2020 - 8:08 am

Assalamu’alaikum
Mas sabda. Pada artikel berikut :
https://republika.co.id/berita/pye5gm370/dapat-dukungan-dsn-amartha-siap-luncurkan-produk-syariah
Artikel tsb bulan September 2019.
Jadi gmana ya? Amartha masih rasa syariah atau udah konvesional sih?
Dimana menemukan akad ada Amartha lewat aplikasi android atau website. Terimakasih

Reply
Sabda Awal January 26, 2020 - 5:27 pm

di artikel tersebut disebutkan bahwa akan meluncurkan produk syariah, berrti praktiknya kan belum sama sekali mas. saat ini di OJK sendiri Amartha terdaftar sebagai p2p lending konvensional.

untuk bisa melihat akad, silahkan mendaftar terlebih dahulu, pilih mitra untuk lakukan pendanaan, nah di menu tsb ada pilihan untuk melihat akad

Reply
Muhtadi January 28, 2020 - 7:46 pm

Iya mas.
Tapi di dalam artikel salah seorang chief nya bilang gini :
“Saat ini lisensi produk kami konvesional meskipun praktiknya kami etical lending syariah,” ujarnya usai acara ‘Impactalk Amartha’ di Kantor Pusat Amartha, Jakarta, Rabu (25/9).
Hehe, jadi bingung mo lanjut atau tidak.
Terimakasih infonya mas. Sukses selalu.

Reply
Sabda Awal January 28, 2020 - 8:43 pm

Jika mas bingung bisa dipertimbangkan lewat OJk apakah statusnya konvensional/syariah, sudah ada atau belum ditunjuk ahli dari DSN MUI, terakhir pahami akadnya

Reply
Cara Saya Mengelola Keuangan Sebagai ASN - BlogSabda.com March 11, 2020 - 3:31 pm

[…] p2p lending, per Desember 2019 lalu saya memperoleh Rp 1.000.000/bulan dari Amartha. Tahun ini saya belum menghitung ulang karena pindah ke platform […]

Reply
Pengertian, Cara Kerja, Resiko, dan Legalitas Investasi Peer to Peer Lending Indonesia - BlogSabda.com March 23, 2020 - 9:13 am

[…] Akhirnya Dapat Rp 1 Juta/Bulan dari Amartha Mikro Fintek […]

Reply