Tips Mengelola Pinjaman Online

by Sabda Awal
Tips Mengelola Pinjaman Online

Terlilitnya utang sudah menjadi hal yang biasa dalam pinjaman online maupun tradisional, masalah ini sudah sering dihampiri orang-orang di sekitar Anda atau mungkin Anda sendiri pernah mengalaminya.

Alasan mengapa sampai berutang pun bisa bermacam-macam, seperti menggunakan kartu kredit secara berlebihan, mempunyai keperluan mendadak sampai Anda harus mengeluarkan dana yang besar dan lain sebagainya.

Dengan adanya utang yang terlalu lama tidak dilunasi, debt collector pun akan ditugaskan untuk menagih agar utang lebih cepat dilunasi, hiiii mengerikan.

Terdapat dua alasan mengapa utang bisa sampai menumpuk:

Pertama, tidak membayar tepat waktu merupakan salah satu alasan adanya utang. Memanfaatkan kartu kredit dan pinjaman dari pihak bank tentunya dapat membantu membayar utang.

Tetapi perlu diperhatikan juga pembayaran pinjaman dari bank tersebut dan harus dilakukan secara teratur agar tidak terjadinya penambahan utang.

Meskipun bank telah rutin mengirimkan tagihan, tetap saja ada peminjam yang tidak membayar tepat waktu karena kesibukkan sehari-hari atau memang sama sekali tidak punya uang.

Membayar tagihan diusahakan agar tepat waktu, karena jika tidak, utang Anda dapat menumpuk yang selalu diikuti oleh denda keterlambatan dan bunga yang terus berjalan.

Kedua, bagi yang hobi shopping seringkali kurangnya pemahaman dengan kemampuan membayar dapat berakibat mereka untuk mengumpul utang di kartu kredit.

Jika Anda memilih untuk berbelanja, dan memilih untuk menggunakan cicilan saat membayar, Anda sebaiknya pastikan lagi penghasilan bulanan dan apakah Anda dapat menyisihkan beberapa persen untuk membayar cicilan Anda.

Mereka yang biasa mengajukan pinjaman atau menggunakan kartu kredit tanpa memperhatikan kemampuan membayar dapat menunggak dan mengumpulkan utang sampai tidak lunas.

Kondisi sangat membahayakan kondisi finansial Anda.

Jangan Membayar Dengan Minimum Payment

Awal mula yang biasa dilakukan oleh mereka dengan utang menumpuk adalah membayar dengan minimum payment.

Alasannya adalah karena mereka tidak ingin dikejar debt collector.

Membayar dengan minimum payment bukanlah cara yang paling benar karena Anda tidak dapat menghindari bunga yang tetap berjalan di balik pembayaran tagihan kartu kredit.

Bayar dari utang dengan suku bunga yang lebih tinggi

Jika Anda memiliki dana tabungan atau dana darurat, Anda dapat prioritaskan utang dengan suku bunga yang lebih tinggi.

Meskipun kelihatannya susah di awal, tetapi jika Anda bisa melunaskan utang dengan suku bunga yang lebih tinggi, maka suku bunga yang lebih rendah harusnya lebih gampang bagi Anda untuk melunaskannya.

Mencari Alternatif Penghasilan Lainnya

Langkah berikutnya adalah mencari alternatif penghasilan tambahan agar bisa melunasi utang yang ada.

Hal ini dapat dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti jual-beli online atau menjual produk-produk yang dapat menghasilkan uang tambahan.

Alternatif lainnya juga seperti bonus tahunan atau THR saat hari raya, dan dana tambahan lainnya sebaiknya langsung disalurkan ke utang Anda agar cepat bisa lunas.

Perhatikan Anggaran Belanja Anda

Sambil Anda membayar utang dari yang suku bunga paling tinggi dan mencari penghasilan alternatif, tentunya Anda juga dapat memperketat belanjaan Anda agar utang lebih cepat lunas.

Semakin Anda memotong pengeluaran sehari-hari Anda, berarti semakin banyak dana yang dapat disisihkan untuk membayar utang.

Tetapi sebaiknya dilakukan perlahan-lahan, mulai dari pengeluaran kecil seperti berhenti berlangganan tv kabel, klub olahraga, dan membeli makanan dalam restoran ternama, karena sering terjadi kesalahpahaman ketika langsung memotong pengeluaran secara besar-besaran yang membuat Anda kaget karena belum terbiasa.

Penutup

Berikut telah disebutkan beberapa tips untuk mengelola utang dengan baik agar utang Anda tidak semakin menumpuk dan cepat lunas.

Credy adalah pinjaman online terpercaya yang akan beroperasi di Indonesia setelah perijinan sudah didapatkan.

Untuk sementara, website Credy belum dapat diakses dari Indonesia, maka dari itu perlu install VPN terlebih dahulu, lalu silahkan untuk kunjungi websitenya!

Related Posts

Leave a Comment

48 comments

thya September 2, 2019 - 9:48 am

wah, aku paling takut ikut2 pinjaman online gitu mas sabda..
takut sama bunga nya terus gak bisa bayar. hehe..

kalau butuh duit aku lebih suka pinjam ke bos atau saudara yang kira2 bisa dipinjami.
supaya bisa terhindar dari bunga-bunga.. hehe

Reply
Sabda Awal September 2, 2019 - 7:44 pm

kalau memang belum butuh, jangan deh mbak, hahah

Reply
fauziah azzahra September 2, 2019 - 11:47 am

dapet ide deh, memotong pengeluaran yang kecil dulu. langganan internet perbulan dikurangi jumlah mbps nya. kurangin makan di resto2 yang mahal, betul banget. sama kurangin ngemol kalo ga penting2 banget. hehe

Reply
Sabda Awal September 2, 2019 - 7:43 pm

heheh, sebenarnya banyak hal yang bisa diminimalisasi atau bahkan dieliminasi mbak, asal pandai-pandai saja mengaturnya

Reply
Aorlin September 2, 2019 - 7:11 pm

wahhh, kalau saya sih masih belum berani yang gini-ginian, walaupun butuh banget!

Reply
Sabda Awal September 2, 2019 - 7:43 pm

ada baiknya belajar mengelola pinjaman online dulu

Reply
Bang Doel September 3, 2019 - 12:17 am

Alhamdulillah, sekarang lagi jauh sama pinjaman, apalagi pinjaman online. Mudah-mudahan selalu dijauhkan.
Kerja sampingan memang kudu dilakukan buat yg kejebak sama utang yg berat buat dibayar sama upah kerjaan utama. Buat yg gak punya utang juga penting, karena buat nabung juga.

Reply
evrinasp September 3, 2019 - 6:22 am

Sekarang jadi makin banyak penawaran pinjaman online, tapi ngeri juga dengan bunga-bunganya ya

Reply
tari September 3, 2019 - 5:43 pm

saya gak berani utang2. sadar diri aja, hari ini dpt duit bulan depan belum tau. punya utang itu sumpah gak enak banget!

Reply
Sabda Awal September 4, 2019 - 8:04 am

utang itu cuma pas urgent aja mbak, selama belum butuh lebih baik jangan deh

Reply
Siyoo.id September 3, 2019 - 6:13 pm

Kalau aku masih takut mas, kalau lagi butuh pinjaman lebih milih pinjam ke saudara si

Reply
Hastira September 4, 2019 - 2:45 am

banyak yang terlilit hutang online ya, banyak beritanya, sampai dikejar2 deb collector dan ancaman di telepon

Reply
Sabda Awal September 4, 2019 - 8:05 am

maka dari itu harus bisa mengelola utang, apalagi pinjaman online

Reply
Ginting Praba Waluyo September 4, 2019 - 1:19 pm

Aku hampir aja kepincut sama pinjaman online bang.untung saya tidak jadi saya ambil

Reply
Rini Novitasari September 4, 2019 - 2:54 pm

Wah mantap nih aku mencium aroma2 uang. Hehhe

Sejauh ini pinjaman online ga brani nyoba.. Huhu. Ya emang klo blum butuh ngapain utang juga ya. Hehe

Tapi liat temen2 luar byk bgt yg terjerumus ke lingkaran pinjaman online bkin ngeri. Pdhal klo minjem nya bneer. Mbalikinnya bener. Sesuai waktu. Ikutin tips dari mas sabda diatas itu,
trus emang pinjaman emang dipake buat kebutuhan mendesak yg udah pasti tau bisa bayar utangnya lumayan juga. Krna cairnya cepet.

Jadi mau nyalahin yg hutang, apa yg kasih hutangan. Dri awal ada konsekuensi pdhal ya.

Semoga creedy nih lbh amanah dan terpercaya..

Reply
Sabda Awal September 4, 2019 - 6:35 pm

hahah aroma2 uang ya,

jikappun mendesak, ada baiknya ketahui resiko dan cara kelolanya mbak, seperti yangs udah dituliskan

Reply
Mang Lembu September 4, 2019 - 3:52 pm

Melibatkan diri ke dunia hutang online ko yo menurutku kita menjerumuskan diri pada sebuah masalah yang bikin hidup menjadi lebih rumit… Tapi jika sudah terlanjur terlibat, sepertinya artikel ini bisa dijadikan reFerensi untuk segera menyudahinya

Reply
Dudukpalingdepan September 4, 2019 - 5:37 pm

Selama masih bisa jual baranh atau minjam ortu nggak mau deh pinjam online. Takutnya aplikasi itu baca dan nyimpam semua data di smartphone. Huhuhu seram.

Reply
Sabda Awal September 4, 2019 - 6:35 pm

itu juga yang harus diwaspadai mbak

Reply
Badrut Tamam September 5, 2019 - 3:54 pm

Yups Betul, Seperti Saya pas mau buka usaha sendiri, akhirnya istri nyararin buat njual Emas pas nikahan dulu di tambah duit tabungan…

Reply
dzikrul September 4, 2019 - 5:43 pm

terima kasih gan atas tipsnya..

Reply
Ainhy Edelweiss September 5, 2019 - 7:40 am

Baru dengar Credy, pengen cari tau ah. Btw aq blm pnh sih melakukan pinjaman online tkt gk bsa balikin tpt waktu

Reply
Sabda Awal September 5, 2019 - 6:01 pm

kalau khawatir tidak bisa membayar teoat waktu sebaiknya dihindari saja mbak, hehe

Reply
Badrut Tamam September 5, 2019 - 4:05 pm

Pinjaman Online itu yang banyak iklannya trus bilang cuma pke KTP aja udah Cair ya? Makanya banyak berita yang bilang seseorang itu ngga hutang tapi tiba2 dapat tagihan karena data KTPnya dipake berhutang oleh org tdak bertanggung jawab. Konon katanya banyak perusahan hutang online yang ngga tercatat di OJK.

Reply
Sabda Awal September 5, 2019 - 5:46 pm

nah maka dari itu jika seandainya ingin menggunakan pinjol, lebih baik cek legalitas di ojk terlebih dahulu mas

Reply
ali k September 5, 2019 - 9:26 pm

Your Comment kalo bisa tidak perlu pinjam online, itu untuk saya pribadi

Reply
Astriatrianjani September 7, 2019 - 7:34 am

Saya jarang banget ngutang, soalnya takut kebiasaan. Tapi karena masalah kerja beberapa tahun lalu saya akhirnya kredit motor dan syukurnya sekarang udah mau lunas, kadang kalau lagi ada uang bayarnya di double gitu….

Reply
Bang Day September 8, 2019 - 1:39 am

Karna rame berita di tv nasabah yang ngadu diteror, jadi takut berurusan dgn pinjaman onlen nih

Reply
Niken Nawang Sari September 8, 2019 - 10:51 pm

Tips mengelola hutang seperti ini sepertinya cocok untuk teman yang doyan banget gali lubang tutup lubang deh Kak. Thanks for sharing, nanti artikelnya aku kasihkan temenku deh biar dia baca juga.

Reply
Sabda Awal September 9, 2019 - 7:46 am

agar berhutang online harus hati-hati dan pandai mengelolanya

Reply
Ridsal September 10, 2019 - 10:05 am

Belum pernah coba pinjaman online nih. Tapi pas baca “bayar utang suku bunga tinggi terlebih dahulu” masuk akal juga. Soalnya kalau kita bisa bayar suku bunga yang lebih tinggi, suku bunga rendah juga bisa dilunaskan..

Reply
Sabda Awal September 10, 2019 - 10:45 am

iyaa benar sekali, fokus ke bunga yang tinggi karena kalau makin ditunda makin tinggi dendanya

Reply
Reyne Raea September 11, 2019 - 3:25 am

Sejujurnya saya mending milih nahan dulu nggak punya barang ketimbang hutang, tapi saya pernah juga hutang tanpa sadar gara-gara CC pak suami.

Awalnya sih bikin CC cuman buat belanja doang, belanja bulanan, karena paksu gajiannya awal bulan, saya pengennya belanja tengah bulan, sebelum tanggal 25, biar nggak rame dan nggak antri di kasir.
Jadinya pakai CC deh, apalagi ada diskon CC.

Dan selama berbulan-bulan saya patuh bayarnya, setiap kali gajian, langsung dibayar semua.

Sampai akhirnya dipakai buat beli barang kredit pakai CC, baru deh mulai kacau.

Semoga kita disanggupkan untuk selalu hidup tanpa hutang, kalaupun harus berhutang semoga kita bijak mengelola hutang ya, tapi semoga enggak berhutang aja, aamiin 😀

Reply
Sabda Awal September 11, 2019 - 7:33 am

kalau untuk belanja bulanan pakai cc terus banyak diskon ga masalah sih mbak, apalagi kalau bisa manage bayarnya

Reply
Rudi Chandra September 15, 2019 - 12:07 pm

Katanya pinjaman online kurang aman sih mas, soalnya mereka bisa tau daftar kontak hp kita bahkan bisa ngendaliin hp dan kamera kita melalui aplikasinya.

Reply
surya September 16, 2019 - 12:04 pm

Kalau ane sih bener-bener mencoba tidak ngutang apalagi yang konsumtif buat jalan2 dan sebagainya, lebih baik menabung atau investasi dulu. Cuma, kalau beli rumah keknya emang kudu ngutang yak? hehehe

Reply
Enny Ratnawati September 16, 2019 - 5:54 pm

kalau kartu kredit iya ada minimum payment..tapi gak tau deh kalau “pinjaman online” apakah juga minimum payment? wow
tapi kalau saya sih dah kapokk..pok..pok, nggak nyoba-nyoba lagi kartu kredit atau pinjaman online hehehe

Reply
Bara Anggara September 19, 2019 - 9:43 am

membayar kartu kredit dengan minimum payment , sering bgt kek gini.. kayanya meringankan tapi ternyata menjebak,, huwaaaa. untung sekarang udah lunas tagihan CC nya 😀

-Traveler Paruh Waktu

Reply
Sabda Awal September 19, 2019 - 8:15 pm

untung ya mas, cc nya udah lunas, jadi aman deh

Reply
Riza Alhusna September 19, 2019 - 11:27 am

Gw sih gak pernah ikutan pinjaman onlen gitu. Seringnya pake Kartu Kredit. Tapi itupun buat jualan, wkwkwk

Reply
Nurul Sufitri September 21, 2019 - 11:08 am

Intinya dalam penggunaan produk semacam ini adalah kedisiplinan diri. Ya kan? Kalau gila belanja ga bisa mengelola nafsu diri sendiri pasti sulit. Membayar tagihan pun harus dilakukan sebelum tenggat waktunya. Bisa berbunga2 terus-menerus gawat.

Reply
Sabda Awal September 21, 2019 - 5:49 pm

kalau ga bisa tahan nafsu, keuangan kita bakal hancur mbak

Reply
Samleinad September 24, 2019 - 11:29 am

Bijak dalam keuangan, termasuk dalam mengelola pinjaman memang perlu ya. Saya sendiri termasuk orang yg suka memanfaatkan pinjaman dari kartu kredit, dan memang saya pakai utk keperluan yg benar2 penting.

Thks utk sharingnya

Reply
Sabda Awal September 24, 2019 - 2:35 pm

thnaks untuk sharingnya mas

Reply
Rohyati Sofjan September 25, 2019 - 3:40 pm

Banyak orang berutang karena pengaruh gaya hidup. Keponakan saya mengeluhkan tentang orang dekat dalam keluarganya yang demikian. Dia pinjamkan karena berniat ngebantu, eh, ternyata uangnya dipakai untuk hal yang berkaitan dengan pemenuhan gaya hidup. Padahal dia merasa terpaksa meminjamkannya karena tidak yakin untuk apa.
Saya sampai sekarang termasuk orang yang merasa bersalah jika lakukan hal demikian, makanya berupaya hidup tenang tanpa utang. Gaya hidup saya adalah urus blog dan komunitas follow loop, ha ha. Itu membantu banget secara personal branding agar bisa beroleh penghasilan.
Dengan harapan suatu saat kelak bisa jalan-jalan bersama keluarga pakai uang sendiri dan tidak terpengaruh dengan perilaku konsumtif orang lain.
Benar banget, jika dikejar debt collector itu seram, sudah banyak kasus di kampung saya soal gitu.

Reply
Sabda Awal September 26, 2019 - 7:36 am

jika memungkinkan, jangan pernah berutang, karena utang itu tanda keuangan yang ga sehat, terlebih beutaung untuk gaya hidup

Reply
Nurul Sufitri October 15, 2019 - 1:04 pm

Pinjaman online ini bisa jadi menjadi pilihan terakhir yang diambil jika beneran kepepet BU. Biasanya kita mungin masih bisa pinjam kepada orangtua, saudara dll. Namun kadang karena satu dua hal akhirnya jatuhlah pilihan ke pinjaman berbunga2 ini. AKu sih ga pernah dan ga mau ya, mas. Tapi terserah bagaimana orang2 menyikapinya karena dapur tiap orang berbeda2 hehe. TFS ya.

Reply
Sabda Awal October 15, 2019 - 9:50 pm

makasih opininya mbak. Sekiranya ada yang memilih pinjaman online, adabaiknya perhatikan tips diatas. Ya kalau bisa dihindari mba

Reply